5 ALASAN NONTON AKSI SI SEMUT

Pahlawan semut, AntMan, kembali beraksi. Tapi sekarang ia punya teman, namanya The Wasp. Wujudnya mirip tawon, ukurannya juga mungil, tapi senjatanya lebih canggih dibandingkan Ant-Man.

Nova - - Selebritas - ALVIEN CAHYA FOTO: MARVEL STUDIOS

Film Ant-Man and the Wasp yang dirilis 4 Juli 2018 ini, sangat menarik untuk kita tonton bersama keluarga. Apalagi untuk anak-anak kita yang sudah mengikuti filmfilm Marvel Studios yang terhubung melalui Marvel Cinematic Universe (MCU).

Pasalnya, ada banyak fakta menarik yang muncul di film ini. Termasuk jawaban “kenapa Ant-Man tidak muncul di Avengers: Infinity War”. Nah, untuk itu, NOVA mau berikan lima alasan, kenapa film ini layak untuk ditonton.

1. Jalan Cerita

Film ini mengambil timeline setelah peristiwa di Captain America: Civil War (2016). Di mana, Ant-Man ikut terlibat dalam pertempuran hebat melawan kubu Iron Man, yang mengakibatkan hancurnya sebuah pangkalan udara di Berlin, Jerman.

Nah, di film ini, Scott Lang (Ant-Man) harus kembali menjadi tahanan rumah akibat ulahnya di Berlin tersebut. Niat hati pengin pensiun dari dunia kepahlawanan, namun ia harus kembali memakai suit semutnya tersebut.

Ini gara-gara ia pengin membantu Hope Van Dyne (The Wasp), untuk mengembalikan ibunya yang terjebak di Quantum Realm. Menariknya, ternyata Scott Lang dapat terhubung dengan ibu Hope yang berada di dimensi lain tersebut.

Hampir sama seperti di film Ant-Man (2015), film ini dikemas sangat fun. Banyak jokes ringan ala Marvel yang mampu membuat kita tertawa. Belum lagi melihat kepolosan dan aksi ngomong cepat ala rapper dari Luis, sahabat Scott Lang. Dijamin akan membuat kita tergelak dan mengingat teman yang sekali cerita tak bisa berhenti.

2. INfiNITY WAR

Buat yang sudah nonton Avengers: Infinity War bersama keluarga mungkin penasaran dengan keberadaan Ant-Man di film tersebut. Ia memang tidak ada, karena timeline film AntMan and the Wasp terjadi hampir bersamaan dengan peristiwa Thanos menyerang Wakanda di Infinity War.

Nah, pada adegan post-credit scene di film ini semua rasa penasaran kita akan terjawab. Kami tidak mau bercerita terlalu jauh pada bagian ini, karena sangat mengandung spoiler. Selain jawaban tersebut, adegan post-credit ini juga bisa jadi “kunci” untuk film Avengers: Infinity War Part 2 yang akan dirilis Mei 2019. Oh iya, di film ini ada 2 post-credit. Jadi pastikan Anda menonton sampai benar-benar layar hitam.

3. HELLO KITTY RAKSASA

Dibandingkan film-film Marvel sebelumnya, mungkin film ini akan jadi salah satu yang difavoritkan anak-anak. Pasalnya, film ini banyak menampilkan mainan populer yang sering dimainkan anak-anak, salah satunya Hot Wheels.

Dalam film, mainan mobil-mobilan ini bisa berubah bentuk layaknya mobil sungguhan, dan bisa dikendarai pula. Tak hanya anak cowok, anak cewek juga akan dibuat takjub dengan munculnya Pez Dispenser karakter Hello Kitty berukuran raksasa.

Hal ini didukung teknologi canggih yang dibuat Hank Pym. Teknologi tersebut bisa mengubah benda yang besar menjadi ukuran kecil, begitu pula sebaliknya. Dijamin imajinasi anak-anak dengan mainannya semakin terpuaskan setelah menonton film ini.

4. FAMILY MAN BANGET

Ini salah satu pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini. Di balik repotnya Scott Lang menjadi pahlawan super, ia tetaplah seorang ayah. Apalagi statusnya sebagai tahanan rumah, yang membuatnya tidak bisa pergi ke mana-mana. Ia rela membuatkan sebuah wahana bermain dari kardus untuk membahagiakan anak perempuannya, Cassie.

Kekompakan ayah dan anak ini juga bisa kita lihat ketika Cassie mencoba melindungi ayahnya dari pemeriksaan FBI. Bahkan, Cassie berniat menjadi partner pahlawan super untuk ayahnya ketika ia sudah dewasa nanti. So sweet banget, deh.

Ya, semoga film ini bisa membuat kita makin erat, dan lebih sering meluangkan waktu untuk bermain bersama buah hati.

5. LANGSUNG MELEJIT

Kalau dari segi cerita masih kurang meyakinkan, maka fakta ini mungkin akan membuat kita langsung pergi ke bioskop. Pasalnya, di minggu pertama perilisannya, film ini langsung melejit dengan pendapatan sekitar US$80 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.

Hal ini mengalahkan pendapatan awal pekan dari Black Panther, yang hanya sekitar US$76 juta. Memang belum mampu mengalahkan Infinity War dengan penjualan US$200 juta, atau sekitar Rp2,8 triliun di awal pekan.

Dengan pendapatan ini, film Ant-Man and the Wasp langsung menduduki posisi ketiga puncak summer box office, di bawah film Jurassic World: The Fallen Kingdom dan Incredibles 2 yang sudah lebih dari tiga minggu bertahan. Kini ada sekitar 4.200 layar yang menayangkan film ini di seluruh dunia.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.