Dari Sporty ke party

Nova - - Busana -

Beberapa tahun silam, saat kita masih berseragam, rasanya sneakers hanya menjadi sepatu wajib pakai untuk ke sekolah. Jangankan ke pesta, untuk dikenakan ke mal saja rasanya masih kurang pas. Sekarang, hal yang terjadi adalah sebaliknya. Pemakaian sneakers sudah semakin merajalela. Jangankan ke mal. Ke kantor, fashion show, hingga acara pernikahan pun, orang bisa pakai sneakers. Material dan model sepatunya pun sudah bervariasi. Ada yang berbahan kulit, kanvas, rajut, hingga lace.

Dalam kaitannya dengan fashion perempuan pun, kehadiran sneakers ini seolah membawa perubahan segar. Dulu, pemakaian sneakers kerap dianggap kurang (bahkan tidak) feminin. Berbeda dengan sekarang. Keuntungannya, kita jadi lebih mudah beraktivitas, tak perlu melulu mengenakan high heels untuk bergaya.

Kalau pun mau, sekarang ada sneakers berhak, dengan bentuk alas kaki berilusi rata.

Itu baru soal alas. Tak melulu monokrom, sekarang sudah ada warna-warna neon. Belum lagi fitur-fitur unggulan sneakers yang ditawarkan, misalnya, insole empuk, teknologi sol yang membuat kaki tidak mudah lelah, dan sebagainya.

Kendati demikian, sneakers bukan hanya bermula sejak beberapa tahun lalu—ketika kita mulai sekolah? Sneakers, sama halnya dengan jeans, punya sejarah panjang.

Sejak ditemukan pada abad ke-18, sepatu ini selalu menarik perhatian. Apalagi, dahulu kala, sepatu tersebut dibuat tanpa pembeda antara kaki kiri dan kanan.

Itu baru satu keunikan dari sejarah sneakers. Agar Anda lebih kenal dengan tipe sepatu kesayangan Anda itu, berikut ulasannya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.