BUKAN SOAL JADI KAYA, TAPI JADI KUAT

Nova - - Etalase -

Orang terdekat saya pernah bilang, “Lebih baik nangis di dalam BMW daripada nangis di bajaj.” Maksudnya masalah akan selalu ada, tapi lebih baik menghadapinya dalam keadaan lebih berdaya secara finansial daripada tidak.

Meski terdengar aneh, tapi nasihat itu cukup membekas bagi saya. Makin menjadi setelah mendengar tiga polwan bertukar cerita tentang kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan yang mereka tangani.

“Ada yang sudah dihajar habis-habisan dan disaksikan tetangga, masih juga enggak mau lapor dan pisah. Katanya, Kalau pisah nanti saya makan apa?” cerita salah seorang polwan gemas. “Jadi perempuan itu enggak bisa lembek. Harus kuat dan tegas,” tambahnya.

Sahabat Nova mungkin jadi ikutan gemas. Tapi kalau kembali ke nasihat Bmw-bajaj tadi, jadi ada betulnya, kan? Andai saja sang korban lebih kuat secara keuangan, mungkin (mungkin, ya) kalimat yang dilontarkan akan berbeda. Begitu pula situasinya sekarang.

Jelas motivasi kita mandiri secara finansial bukan untuk jaga-jaga kalau terjadi hal seburuk itu. Tapi, untuk membangun percaya diri dalam proses pengambilan keputusan. Baik untuk kita pribadi, juga keluarga.

Tak mengandalkan orang lain dalam urusan keuangan bukan berarti harus punya pekerjaan tetap dengan gaji selangit, sebab kini ada seabrek investasi dengan modal dengkul.

Khusus di edisi ini NOVA memberikan A-Z soal investasi sebanyak 11 halaman! Termasuk di dalamnya wawancara eksklusif dengan para selebriti soal investasi yang mereka miliki dan bagaimana mengaturnya. Mulai dari sang bintang sampul Nikita Willy sampai Prilly Latuconsina. Luangkanlah waktu barang #5menitaja untuk memahami ragam investasi yang cocok untukmu.

Urusan mandiri secara finansial ini jadi hal yang penting bagi kami di NOVA. Pertama, kami yakin ini modal besar kita para perempuan sebagai individu serta “Menteri Keuangan” keluarga. Kedua, ini bentuk kita menghargai diri sendiri.

Saat keuangan kita kuat, tak ada masalah mau nangis di mana. Karena kita tinggal menyeka air mata dan segera bangkit kembali.

Salam hangat, Indira Dhian Saraswaty

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.