Perbaikan Tak Kenal Henti

Rumah - - Serambi -

Sepatu yang rutin dipakai, lama-kelamaan akan rusak. Bahkan tidak dipakai pun tetap bisa rusak, termakan usia. Rumah, tidak jauh berbeda. Entah kita tinggal di dalamnya atau tidak, bisa dipastikan rumah akan mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu. Entah karena pemakaian, entah karena usia. Bedanya, orang umumnya memilih beli yang baru bila sepatunya rusak. Tapi kalau rumah—karena harganya aduhai—orang lebih memilih untuk memperbaikinya. Renovasi, sebutannya.

Bahkan, ketika setelah direnovasi rumah itu mengalami kerusakan lagi, orang pun tetap cenderung memilih untuk merenovasi, lagi dan lagi, tanpa ada kata puas. Itulah alasan kami tidak bosan menyajikan tema renovasi, lagi dan lagi.

Tapi merenovasi bukan perkara sederhana. Membuat rencana dan membuat desain adalah bagian yang paling menyenangkan. Tapi saat mulai masuk ke pengerjaan, itu akan jadi hal yang sangat melelahkan— bahkan ada yang bilang mengesalkan. Butuh perhatian penuh untuk menjaga semuanya berjalan sesuai rencana, butuh tenaga ekstra untuk mengawasi orang yang bekerja, dan yang jelas butuh biaya besar.

Agar biaya yang keluar tidak menjadi sia-sia, renovasi perlu dipersiapkan dengan matang. Mulai dari menghitung biayanya maupun menentukan materialnya. Jenis material menentukan biaya, dan jumlah biaya menentukan material. Dua-duanya harus klop, harus pas.

Untuk membantu agar renovasi Anda berjalan lancar, kami menghadirkan sajian khusus dengan menu komplet seputar renovasi. Termasuk bagaimana caranya bila kocek Anda kurang!

Selamat menikmati, semoga renovasi Anda sukses!

Made Mardiani Kardha

Editor in Chief

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.