JALUR ALTERNATIF MENDAPATKAN DANA RENOVASI

Jika pintu tertutup, masih bisa lewat jendela. Inilah solusi jika Anda menemukan jalan buntu untuk mendapatkan KPR Renovasi.

Rumah - - Sudut -

Memiliki dana cukup untuk renovasi, tentulah menjadi harapan pemilik rumah. Jika kurang mencukupi, pihak bank pun siap mengucurkan dana sesuai kebutuhan. Namun, terkadang ada beberapa keadaan yang membuat tawaran KPR renovasi kurang cocok dengan kebutuhan kita saat ini. Umumnya ketidakcocokan ini disebabkan oleh 2 kondisi.

1. Bank menolak penawaran KPR renovasi

Keadaan ini bisa terjadi karena kondisi dan lokasi rumah yang diagunkan tidak memenuhi syarat, misalnya daerah banjir, di bawah sutet, dekat kuburan, atau di jalan yang tidak bisa dilalui oleh mobil. Jadi, jika kondisi dan lokasi rumah Anda seperti ini maka siap-siap saja menerima penolakan dari bank penyedia KPR renovasi.

Selain itu, penolakan bank juga bisa terjadi karena hasil BI checking yang kurang baik. Dari BI checking inilah kondisi kemampuan kita membayar utang bisa diketahui, dikaitkan dengan jumlah utang yang harus dibayarkan. Itulah sebabnya, kredit renovasi yang kita ajukan ke sebuah bank bisa ditolak karena dari BI checking ini terbukti bahwa juga mempunyai utang lain, misalnya kredit mobil dan KTA. Jika dipaksakan, bisa dipastikan keuangan Anda dinilai tidak sehat.

2. Program KPR renovasi tidak sesuai kebutuhan

KPR renovasi biasanya diberikan dalam bentuk bertahap, misalnya 40%-40%-20% atau 50%-40%-10%, dan sebagainya. Bagi sebagian orang, tahap pencairan ini dianggap kurang praktis karena setiap tahap pencairan dana, diperlukan bukti kemajuan pembangunan dengan cara difoto atau ditinjau oleh pihak bank.

Jika Anda menganggap pinjaman KPR untuk renovasi dari bank itu tidak sesuai dengan kondisi Anda, jangan sampai menyurutkan niat Anda untuk memperbaiki rumah. Ada fasilitas pinjaman yang ditawarkan oleh bank untuk kebutuhan tersebut, yaitu Kredit Multiguna dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).

TEKS PUSPITA DEWI dewi@tabloidrumah.com

FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.