Plus Minus Rumah Vs Tanah

Rumah - - Properti -

1

TANAH

a. Return yang cukup besar, ini bisa didapat dari data rata-rata kenaikan tanah (di sekitar Jakarta) dalam hal ini Cibubur, Depok dan Serpong per tahun dalam kisaran 15% s/d 30% tentu tergantung lokasi dan infrastruktur di sekitarnya. b. Biaya perawatan relatif sangat rendah. c. Tidak perlu diasuransi, relatif aman karena tidak bisa terbakar. d. Sulit untuk mendapatkan pemasukan tambahan dalam bentuk sewa, dll. e. Lebih sulit dijadikan jaminan utang di Bank jika dibandingkan dengan rumah. f. Semakin luas, semakin sulit dijual karena sulit mencari pembeli yang memiliki banyak uang.

2

RUMAH

a. Return yang sedang, namun tetap menjanjikan. Meskipun harga per meter persegi lebih mahal sekitar 5 -10% dari harga tanah, namun kenaikan harga per tahun masih di bawah kenaikan harga tanah. Kenaikan harga berada dalam kisaran 10-25%. b. Lebih fleksibel dari pada tanah karena mayoritas orang lebih suka membeli rumah dari pada membeli tanah. c. Lebih mudah untuk dijadikan jaminan utang di bank. d. Kemungkinan mendapatkan pemasukan tambahan sedang karena bisa disewakan. e. Nilai ekonomis bangunan terus menyusut setiap tahunnya, biasanya sebesar 10% penyusutan pertahun. f. Dengan adanya bangunan maka pembayaran Pajak (PBB) menjadi lebih mahal jika dibanding dengan tanah. g. Perlu diasuransikan terhadap kemungkinan kebakaran.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.