MEMBONGKAR AGAR TAK GELAP

Rumah - - Konsultasi -

QAssalamu’alaikum Pak Wijoyo dan redaksi Tabloid RUMAH, Saya memiliki rumah menghadap selatan, di depannya ada jalan selebar 6m. Saya membeli rumah ini di tahun 2010 dan merenovasinya sedikit. Dulu di bagian belakang rumah ini terdapat taman (seperti pada denah), namun sekarang taman tersebut telah saya tutup. Kamar pembantu (di bagian paling belakang) dindingnya saya bobok, lalu dijadikan satu dengan ruang belakang.

Sekarang saya berniat merenovasi sebagian rumah ini, terutama di bagian belakang karena sekarang rumah saya terasa gelap. Saya ingin ada bukaan lagi di bagian belakang, agar udara lebih segar. Namun saya membutuhkan satu ruang tidur lagi dan tempat untuk cuci jemur. Sebagai informasi, di ujung kiri rumah (dekat dapur) ada dak kecil tempat meletakkan toren.

Apakah memungkinkan rumah saya direnovasi tanpa perlu meningkatnya karena saya punya masalah kesehatan yang tidak memungkinkan untuk sering-sering naik turun tangga? Jika ada bukaan di belakang nantinya, bagaimana bentuk atapnya, apakah tidak akan tampias? Apakah mungkin teras saya diperluas lagi dengan mengecilkan taman? Terima kasih atas jawabannya. Wassalamu’alaikum,

Ibu Uly, Tangerang Selatan

AAssalamu’alaikum Ibu Uly, Terimakasih untuk pertanyaannya. Menurut saya, untuk memenuhi permintaan Anda menambah ruang dengan ruang terbuka di belakang rumah, tanpa menambah lantai, sepertinya tidak memungkinkan. Selain keterbatasan lahan, ada juga peraturan yang harus diikuti, yaitu KDB (Koefisien Dasar Bangunan) dan KLB (Koefisien Luas Bangunan). KDB adalah luas maksimum lahan yang boleh tertutup bangunan. Biasanya ditulis dalam persentase, misalnya maksimum 40% dari luas lahan. KLB yakni berapa maksimum luas bangunan keseluruhan terhadap lahan yang tersedia. Biasanya dalam angka, misalnya KLB=2, berarti luas maksimum bangunan adalah 2 kali luas lahan. Anda dapat menanyakan peraturan ini kepada pengembang perumahan atau kantor kelurahan/kecamatan setempat.

Jadi, dalam mengembangkan atau menambahkan ruangan di rumah Anda, saya menyarankan Anda untuk tetap menambah lantai. Dan agar Anda tidak perlu harus naik dan turun tangga—demi kesehatan tentunya— ruang tidur dan ruangan utama lainnya tetap berada di lantai dasar, sedangkan ruang tidur anak dan pembantu serta area servis bisa berada di lantai atasnya.

Pada denah rumah yang saya berikan, ruang keluarga dan ruang makan tidak mengalami perubahan. Saya hanya melakukan perluasan ke belakang, untuk menambah luas ruang makan. Teras belakang menjadi bagian dari ruang makan, dengan memberi pintu kaca lipat atau pintu geser. Bukaan ke arah ruang terbuka akan menjadikan ruangan menyatu dengan taman mungil tersebut.

Ruang tidur depan saya jadikan ruang tidur utama, dengan sedikit memajukan dinding depan. Sementara ruang tidur belakang sebagian saya jadikan ruang tangga, dan sisanya di belakang menjadi dapur.

Posisi tangga saya letakkan sedemikian rupa agar Anda masih memiliki sirkulasi yang nyaman ke ruang tidur dan dapur. Selain itu, ruangan di bawah tangga dapat Anda gunakan untuk tempat penyimpanan serta tempat lemari es. Agar jumlah anak tangga tidak terlalu banyak, dan ketinggian injakan setiap anak tangga tidak terlalu tinggi dan curam, tinggi maksimum lantai atas rumah Anda maksimum adalah 3,15m.

Pada lantai 2, hanya ada ruang tidur anak/tamu, kamar mandi, dan area servis. Area servis ini terdiri dari ruang pembantu, kamar mandi, dan ruang cuci jemur. Tangki penyimpanan air, dapat diletakkan di atas ruang tangga atau ruang tidur pembantu.

Untuk atap, yang saya desainkan adalah atap pelana sederhana untuk bagian yang hanya satu lantai, namun hanya dibuat sebelah di bagian depan. Atap ini menutupi ruang tidur pembantu, sehingga seolah di bagian ini hanya terdiri dari 1 lantai saja. Untuk bagian rumah yang terdiri dari 2 lantai, bisa menggunakan atap datar dak beton, supaya rumah Anda tidak terlihat terlalu tinggi. Untuk mengurangi panas yang terserap oleh dak beton, di bawah atap dak ini dapat ditambahkan kisi-kisi untuk lubang angin, agar udara panas yang turun dari atap dapat terdorong keluar.

Ibu Uly, semoga jawaban yang saya berikan ini berkenan dan dapat dijadikan inspirasi untuk merenovasi rumah Anda.

Wassalamu’alaikum.

Diasuh oleh:

Wijoyo Hendromartono

ARSITEK

Anda punya masalah seputar pengembangan rumah? Layangkan pertanyaan sejelas mungkin dan sertakan denah asal rumah ke Tabloid RUMAH melalui surat ke alamat Jl. Raya Panjang No. 8A Gedung Unit 1 Lt 5 Jakarta 10270 atau melalui e-mail di redaksi@ tabloidrumah.com. Cantumkan kata “Konsultasi” pada amplop surat atau judul e-mail.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.