Mengubah Tangga Agar Ramping dan Lapang

Mengubah material tangga dan mengolah ruangan dengan filosofi dari negeri sakura, adalah trik pemilik rumah ini dalam mengatasi ukuran ruangan yang terbatas.

Rumah - - Renovasi - TEKS FOTO

Tak hanya membutuhkan hunian yang letaknya strategis, seseorang juga membutuhkan interior rumah yang nyaman dan mampu menunjang aktivitas penghuni sepanjang hari. Inilah yang belum didapatkan pasangan Mulyadi Oey dan Erlin Budiman saat pertama kali membeli rumah ini beberapa tahun yang lalu.

Alhasil, bersama arsitek P. Marvin Dalimartha, Mulyadi pun memulai renovasi dan pengerjaan interior rumahnya pada bulan November 2012. Lamanya pengerjaan renovasi yang memakan waktu hampir setahun ini memiliki alasan tersendiri, yang menjadikan rumah ini lebih unik dan personal bagi sang pemilik.

Mengubah Tangga Demi Cahaya

Renovasi interior pada rumah ini lebih berfokus pada perubahan desain tangga yang semula bermaterial beton. Seperti tangga beton pada umumnya, bentuknya terlihat masif, kaku, dan berat, pada ruangan yang terbilang berukuran terbatas ini.

Alhasil, tangga beton ini menyebabkan 2 kerugian besar yang dirasakan di dalam ruangan. Pertama, bentuknya yang besar dan padat menutupi jendela di belakangnya, sehingga cahaya sulit memasuki ruangan. Kedua, posisi tangga sebagai focal point saat seseorang memasuki rumah dari pintu utama, mengurangi estetika ruangan itu sendiri karena kesan yang berat.

Untuk mengatasi masalah ini, Marvin merancang tangga modern yang terdiri dari rangka besi dan pijakan kayu. Untuk semakin menambah kesan ringan, railing menggunakan material kombinasi dari rangka besi, kayu, dan tali baja.

MARIA JACLYN jaclyn@tabloidrumah.com JOU ENDHY PESUARISSA

LUAS LAHAN: 116M²

LUAS BANGUNAN: 146M²

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.