Gantung dengan Tepat, Hiasan Enak Dilihat

Punya hiasan indah tapi tampak tak enak dipandang mata? Mungkin Anda salah menempatkannya. Yuk, simak ulasan berikut ini sehingga Anda tak salah lagi.

Rumah - - Interior - TEKS RAHMA YULIANTI rahma@tabloidrumah.com FOTO TEDDY YUNANTHA

Jangan biarkan dinding rumah kosong dan tak berbicara. Itu adalah nasihat yang selalu didengungkan para desainer interior. Ya, dinding memang harus dihias agar ruangan terasa hidup dan lebih indah. Salah satu cara menghias dinding adalah dengan menggantung artwork atau hiasan dinding. Cara ini mudah, namun jika penempatan atau proporsinya salah, hasilnya tidak akan maksimal. Alih-alih cantik, hiasan dinding yang diletakkan dengan salah malah akan merusak tatanan ruang yang sudah ada.

Nah, untuk membantu Anda, berikut beberapa trik yang dapat Anda lakukan. Yuk, disimak!

Jangan meletakkan hiasan dinding terlalu tinggi. Letakkan ia setinggi mata, kira-kira 150160cm dari lantai. Jika foto yang Anda pajang terdiri dari beberapa hiasan, pilih salah satu hiasan sebagai center point dan letakkan ia setinggi mata.

Jika meletakkan hiasan di atas sofa atau kepala tempat tidur ( headboard), beri jarak sekitar 10-15cm.

Gantung hiasan di tiap ruangan, mulai dari ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, bahkan kamar mandi. Intinya, jangan biarkan dinding ruangan Anda kosong. Namun jangan pula memenuhi semua dinding dengan hiasan. Pilih salah satu dinding yang menjadi fokus utama di sebuah ruangan, lalu letakkan hiasan di sana.

Ketimbang menggantungkan hiasan yang terlalu besar—dan bobotnya berat—lebih baik pajang beberapa hiasan lebih kecil dan atur dalam kolompok. Agar tidak terlihat berantakan, pilih bingkai yang bahannya sama (misalnya semua terbuat dari metal) atau warnanya sama (misalnya semua berwarna merah). Jika hiasan menggunakan border (tepi), pastikan warna tepinya sama. Menggabungkan warna dan bahan yang berbeda sebenarnya sah-sah saja jika rumahnya bergaya elektik. Namun untuk rumah bergaya modern, lebih baik gunakan cara pertama.

Sebelum menggantung hiasan dalam kelompok, buat semacam prototype dari kertas koran. Gunting koran seukuran hiasan-hiasan yang akan Anda gantung, lalu atur di lantai. Setelah menemukan pola yang pas, tempelkan koran-koran tersebut pada dinding dengan menggunakan selotip kertas.

Beri jarak maksimal 5cm antarhiasan. Jarak yang terlalu lebar akan membuat hiasan terasa terpisah-pisah, tidak ada dalam satu kelompok.

Atur proporsi hiasan. Jangan meletakkan hiasan yang terlalu besar di dinding kecil, dan sebaliknya, jangan letakkan hiasan yang terlalu kecil di dinding yang luas. Tidak ada ukuran ideal soal seberapa besarnya lukisan jika dibandingkan luas dinding, jadi gunakan insting estetis Anda. Jika memang punya gambar kecil (misalnya lukisan anak) yang harus dipajang, akali dengan membuat border besar pada bingkai.

Gunakan angkur agar hiasan tertempel dengan baik. Jika bobotnya berat atau ukurannya besar, gunakan dua buah angkur sehingga posisi hiasan tidak berubah atau miring sebelah.

LOKASI STEVIE G HOTEL, JL SERSAN BAJURI, LEMBANG, BANDUNG, JAWA BARAT

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.