Rumah Kena Banjir, Bisakah Gugat Developer?

Rumah - - Konsultasi Properti Gudang Ide -

QPak Yulius, saya tinggal di perumahan di daerah Jakarta Selatan. Saat membeli, pengembangnya menyebutkan bahwa kawasan perumahannya bebas dari banjir. Ternyata setelah tinggal selama 2 tahun, rumah yang saya beli dari pengembang tersebut selalu terkena banjir saat hujan besar. Ketika diminta pertanggungjawabannya, pihak pengembang selalu menghindar. Pertanyaannya, apakah pihak pengembang bisa digugat secara hukum? Mohon pencerahannya.

Shanaz, Jakarta Selatan

AIbu Shanaz yth. Sehubungan dengan pertanyaan Anda, maka Anda harus terlebih dahulu mempelajari dokumen-dokumen jual beli rumah antara Anda dan pengembang ( developer). Misalnya (i) Brosur/ Iklan, (ii) Surat Pemesanan, (iii) Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), dan (iv) dokumen-dokumen lainnya. Jika pengembang pernah berjanji, yang dinyatakan dalam iklan atau promosi penjualan dengan pernyataan bahwa perumahan tersebut bebas banjir, namun tidak sesuai dengan kenyataannya, maka secara hukum pengembang tersebut telah melanggar Pasal 8 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8/1999).

Pasal 8 ayat (1) huruf f UU No. 8/1999 mengandung suatu ketentuan yang menyatakan bahwa, pelaku usaha dilarang untuk memproduksi atau memperdagangkan barang dan/ atau jasa yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang dan atau jasa. Pelaku usaha yang melanggar ketentuan Pasal 8 UU No. 8/1999 tersebut dapat dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000 (dua miliar rupiah).

Selain itu, dalam hal terdapatnya kerugian akibat tindakan dari pelaku usaha sebagaimana disebut di atas, maka Anda selaku konsumen dapat pula mengajukan tuntutan ganti rugi maupun gugatan secara perdata kepada pengembang melalui badan peradilan yang berwenang dengan dasar perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 Kitab UndangUndang Hukum Perdata.

Namun demikian, pada praktik dan berdasarkan beberapa doktrin hukum, dapat diketahui bahwa peristiwa banjir juga dikategorikan sebagai suatu peristiwa alam, sehingga akan terdapat suatu argumentasi bahwa peristiwa banjir dalam kompleks Anda tersebut merupakan peristiwa alam dan membebaskan pengembang dalam mempertanggungjawabkan pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakannya.

Untuk itu, dalam hal Anda ingin melakukan suatu upaya hukum terhadap pengembang untuk mempertanggungjawabkan peristiwa banjir tersebut, maka kami menyarankan agar Anda terlebih dahulu mempelajari dan mengkaji dokumen maupun fakta yang ada di lapangan untuk mendapatkan suatu fakta hukum, apakah banjir dalam perumahan Anda tersebut adalah murni karena peristiwa alam atau karena terdapatnya kesalahan pengembang dalam pelaksanaan pembangunan perumahan tersebut.

Demikian penjelasan yang bisa saya sampaikan. Semoga penjelasan singkat ini berguna bagi Anda.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.