KOMENTAR

Rumah - - Serambi -

Lidya Ag

Juanda Ibrahim Hai, salam kenal. Saya Juanda dari Padang. Tabloid RUMAH (pernah) ngadain acara Sharing Day with Tabloid RUMAH, kan? Saya pengin acaranya ada juga di kota Padang. Gimana, ya, caranya? Trims. Ditunggu balasan, saya antusias dengan acara ini. :)

Hai juga. Salam kenal kembali. Terima kasih atas surat Anda. Juga terima kasih telah merespon baik acara-acara yang Tabloid RUMAH adakan, termasuk Sharing Day.

Sharing Day memang kami adakan sebagai ajang pertemuan dengan para pembaca setia Tabloid RUMAH untuk sharing segala hal tentang rumah dan permasalahannya. Di acara ini, kami juga mendatangkan narasumber ahli untuk berbagi pengalaman dan memberikan solusinya. Senang sekali jika acara ini bisa diadakan juga di kota Padang. Sekaligus kami bisa menyapa Anda semua pembaca setia kami di Padang. Kami tampung usulan Anda, dan akan kami rencanakan realisasinya. Sementara persiapan untuk itu, Anda bisa mengirim usulan tema yang diinginkan, yang cocok dengan kondisi di Padang. Kami tunggu ya…

Kebetulan saya baru setahun di rumah baru, temboknya banyak yang retak rambut, semakin lama semakin banyak. Sampai sekarang kirakira 80% dan ada yang retaknya sampai kira kira 5-10mm. Bagaimana caranya untuk memperbaiki retak tembok tersebut dan hemat biaya. Saya mengharapkan saran dan bantuannya. Terima kasih.

Terima kasih atas pertanyaannya Ibu Lidya, apa yang Anda alami mungkin juga banyak dialami pembaca Tabloid RUMAH lainnya.

Retak rambut bukan tergolong dalam kerusakan struktural yang membahayakan kekuatan rumah. Namun meski kecil memang berpotensi menjadi semakin panjang dan menjadi retak yang lebih besar dan bisa menyebabkan rembes pada dinding. Penyebabnya ada pada saat proses pembangunan. Acian sudah dilakukan sebelum plesteran dinding berhenti menyusut. Pasir yang digunakan untuk plesteran kualitasnya kurang baik (kadar lumpur lebih dari 5%); campuran semen pada plester tidak tepat (terlalu banyak atau sedikit); aplikasi acian dilakukan saat cuaca terlalu terik dan angin kencang.

Solusinya bisa dengan menambal bagian yang retak menggunakan acian dari campuran semen dan air atau bahan aditif lainnya. Kemudian setelahnya sapukan pelapis anti-bocor ( waterproofing).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.