Indocement Awards 2014 Memasuki Tahap Final

Rumah - - Do It Yourself -

Indocement Awards. Sebuah event penghargaan yang diberikan kepada para kontraktor, developer, arsitek, akademisi, peneliti, mahasiswa, dan siapa pun yang berhasil menunjukkan kinerja, karya, inovasi serta kreativitas di dunia konstruksi di Indonesia.

Kegiatan yang menjadi sarana bagi PT Indocement menggali potensi anak bangsa ini, dimulai pertama kali pada 2008, dan dilaksanakan secara rutin setiap dua tahun sekali. Dari sejak awal pelaksanaan hingga penyelenggaraan yang ke-4 di tahun ini, Indocement Awards terus mengalami penyempurnaan baik dari sisi pemilihan tema, proses seleksi, dan peningkatan kemanfaatan bagi masyarakat luas atas hasil-hasil yang didapatkan dari event ini.

Tahun ini panitia memilih 10 finalis untuk kategori Semen Tiga Roda Writing Competition, 8 finalis untuk Semen Tiga Roda Architectural Design Competition, 8 finalis Semen Tiga Roda Fabricated House Competition, 15 finalis Indocement Developer Award, dan 10 finalis Indocement Contractor Award.

Memasuki tahap akhir penjurian (final), Hotel Shangri-La dipilih sebagai tempat pelaksanaan penjurian yang dilaksnakan pada tanggal 15 Oktober-16 Oktober 2014 dan 22 Oktober 2014, untuk kategori developer, kontraktor, writing, dan arsitektur. Sedangkan tanggal 9 November-11 November 2014, bertempat di Citeureup-Bogor, adalah tahap pelaksanaan Fabricated House Competition.

Ajang Berbagi Inovasi

Di penyelenggaraan Indocement Awards yang ke-4 ini, para finalis datang dari segala penjuru Indonesia. Dibanding dengan 3 penyelenggaran sebelumnya, skala sayembara kali ini lebih luas karena melibatkan peserta dari kategori developer dan kontraktor, bukan hanya yang berada di level nasional tetapi juga regional.

“Hal ini sesuai dengan komitmen kami, bahwa Indocement Awards bukan hanya sebuah penghargaan tetapi juga merupakan momen berbagi inovasi,” ujar Rio Budi Prasetya, Selection Team Coordinator Indocement Awards 2014, memberi penjelasan di tengah berlangsungnya acara penjurian finalis.

Langkah-langkah persiapan dan penyaringan peserta pun mengalami perubahan. Untuk sampai ke tahap final, para peserta telah mengalami serangkaian seleksi. Misalnya, untuk penyaringan peserta dari kategori developer dan kontraktor, pihak panitia dalam hal ini Indocement yang menggandeng lembagalembaga yang kompeten, melakukan media riset, pengumpulan data, dan melakukan survei ke daerahdaerah yang meliputi: wilayah Indonesia Timur (Sulawesi, Papua, dan Maluku); Bali dan Nusa Tenggara; Kalimantan; Sumatera; dan Jawa (Jabar-DKI-Banten; Jawa Tengah-DIY; Jawa Timur). Hasilnya, tersaring 40 kandidat dari kalangan developer dan 30 kandidat dari kalangan kontraktor. Akhirnya, dengan berbagai pertimbangan dan penilaian, peserta yang berhak maju di babak final ini, dari kategori developer adalah 5 peserta nasional dan 10 peserta regional. Sedangkan dari kategori kontraktor ada 4 peserta tingkat nasional dan 6 peserta regional.

Selain pengembangan dari target pesertanya, di penyelenggaraan ke-4 ini, Indocement juga menajamkan misi sayembaranya dengan kemanfaatan yang lebih luas.

“Indocement Awards bukan hanya menjadi milik pemenang, namun juga menjadi event yang dimiliki oleh entitas yang lebih luas,” kata Rio menjelaskan.

Oleh karenanya, berbeda dari 3 penyelenggaraan sebelumnya, untuk kategori Fabricated House, kali ini yang dipertandingkan adalah universitasnya. Proses yang dijalani oleh setiap universitas sebelum sampai ke tahap final ini adalah mendaftarkan diri dan mengirimkan karya. Dari serangkaian penilaian oleh juri, terpilih 8 universitas, berhak maju ke babak final.

Tema Sayembara

Jika di 3 penyelenggaraan sebelumnya tema yang dipilih sangat teknis, maka pada Indocement Awards ke-4 ini tema yang dipilih mengandung makna lebih luas. “Bagusnya Indonesia”, adalah tema yang dipilih untuk Indocement Awards 2014.

“Tidak terlalu teknis, seperti yang sudah-sudah. Tetapi kami ingin lebih diterima oleh masyarakat luas,” jelas Rio seraya menambahkan, bahwa tema ini nyatanya memancing kreativitas peserta. “Karya yang masuk lebih luas, teknisnya turun namun aplikasinya luas. Dengan aturan penggunaan semen dalam setiap karya minimal 10%, membebaskan peserta untuk lebih banyak berkreasi,” ujarnya.

Tanggapan positif datang dari para peserta dengan dipilihnya tema ini, di antaranya dari Hadjar Seti Adji dari PT PP (Persero) Tbk. “Bagusnya Indonesia, bicara tentang kontribusi kita sebagai perusahaan kontraktor. Artinya, tidak sekadar menemukan konsep inovasi atau menampilkan bagusnya proyek, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat luas. Sebagai bagian dari bangsa ini, apa yang bisa kita lakukan untuk Indonesia,” ujar Hadjar Seti Adji.

Kualitas Juri dan Peserta

Menjamin obyektivitas penilaian, juri-juri Indocement Awards 2014 dipilih dari berbagai profesi dan berdasarkan kompetensi di bidangnya masing-masing. Beberapa juri tersebut antara lain, pakar pembangunan dan perencana kota, M. Danisworo, M. Arch., MUP, PhD; Arief Sabaruddin,peneliti utama yang juga Kepala Balai Perumahan dan Lingkungan Puslitbang Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum; arsitek finalis Aga Khan Award 2013 Yori Antar dari Han Awal Partner.

Bagaimana gambaran kualitas peserta di Indocement Awards 2014 ini? Ir. M. Danisworo, Ketua Dewan Juri untuk kategori developer menyebutkan latar belakang peserta yang berlainan (ada yang dari daerah) memberikan ragam informasi dan tingkat kemampuan yang berlainan di antara mereka. “Hal yang positif adalah dengan forum ini akan ada perpindahan dan penyerapan pengetahuan dari yang sudah berpengalaman ke pemain baru di industri ini,” ujarnya.

Bagi para peserta, Danisworo mengharapkan kompetisi ini akan mendorong terciptanya ide-ide baru dan peningkatan kinerja bagi perusahaan dan lahirnya inovasi baru tentang pemukiman baik yang kecil dan yang besar, maupun yang berskala nasional. Nilai-nilai baru akan ditanamkan untuk perencanaan kota ke depan sehingga tercipta tataruang yang inovatif dan lingkungan yang berkualitas. •

Jajaran dewan juri menyimak presentasi peserta dari kategori developer.

Hendra dan Vian, peserta Writing Competition sedang mempresentasikan karya tulisan mereka.

Suasana penjurian pada kategori kontraktor.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.