Rumah Rusak Akibat Renovasi Rumah Tetangga

Rumah - - Konsultasi Properti Gudang Ide -

QPak Yulius, saya tinggal di sebuah perumahan. Rumah kami dan tetangga sebelah rumah hanya dibatasi oleh tembok yang dipakai bersama. Beberapa waktu lalu, tetangga di sebelah kanan rumah kami, merenovasi rumahnya hingga 3 lantai, yang akan digunakan sebagai tempat kos-kosan. Yang menjadi masalah, proses pembangunan rumah tetangga saya itu mengakibatkan kerusakan pada tembok pembatas. Ruangan-ruangan di dalam rumah saya menjadi retak-retak, gentingnya juga banyak yang retak dan terjatuh, sehingga menimpa lantai-lantai teras rumah. Genting yang retak juga menimbulkan kebocoran di dalam rumah kami pada saat hujan.

Saya dan keluarga merasa khawatir atas pembangunan tersebut, karena takut rumah kami akan tertimpa material-material bangunan dari rumah tetangga yang sedang direnovasi tersebut. Berdasarkan alasanalasan tersebut, apakah tetangga kami dapat dimintai pertanggungjawabannya? Apakah saya dapat menggugat permasalahan ini?

Lim Budi Hariadi, Jakarta Barat

ABapak Lim yth, terkait pertanyaan Saudara di atas, ada baiknya apabila Saudara terlebih dahulu mengutamakan upaya kekeluargaan dan musyawarah dengan tetangga. Apabila upaya musyawarah tidak mencapai mufakat atau damai dan Saudara tetap mengalami kerugian, maka Saudara dapat memilih upaya hukum yang kami jelaskan sebagai berikut.

Pelaksanaan renovasi yang dilakukan oleh tetangga di sebelah rumah Saudara, mengakibatkan banyaknya kerusakan yang terjadi pada rumah Saudara, sehingga Saudara mengalami kerugian. Dengan adanya kerugian yang Saudara derita, maka Saudara dapat melakukan tuntutan dengan mengajukan gugatan perdata atas dasar Perbuatan Melawan Hukum terhadap tetangga Saudara tersebut.

Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sebagaimana dimaksud diatur dalam

Anda punya masalah dalam hukum jual-beli, pembuatan akta, atau masalah lain seputar hukum properti? Layangkan pertanyaan Anda ke Tabloid RUMAH melalui e-mail ke redaksi@tabloidrumah. com. Cantumkan kata “Konsultasi Properti” pada judul e-mail. Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) yang dikutip sebagai berikut.

“Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu, karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.”

Dengan adanya kerugian yang diderita oleh Saudara dari pelanggaran dan kelalaian yang dilakukan tetangga Saudara tersebut, maka Saudara dapat meminta pertanggungjawaban dengan mengajukan gugatan ganti rugi secara perdata.

Demikian penjelasan singkat saya. Semoga berguna bagi Saudara.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.