Pilih yang Awet dan Tahan Panas

Rumah - - Material - TEKS RAHMA YULIANTI rahma@tabloidrumah.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA, ABDUL HAKIM SANTOSO

Keramik, mozaik, kaca, atau stainless

steel. Mana yang harus dipilih untuk dinding

kitchen set Anda?

Mungkin masih banyak orang yang belum familiar dengan kata backsplash, walaupun sebenarnya elemen dapur satu ini sudah sering digunakan.

Backsplash adalah dinding yang berada di antara lemari kabinet atas dan bawah. Dulu, dinding ini dibiarkan polos begitu saja, hanya berupa dinding biasa yang dilapis dengan cat. Cipratan minyak, uap air yang keluar dari proses memasak, lama kelamaan membuat dinding ini jadi kotor. Karena cat bukan bahan yang mudah dibersihkan, dinding dapur pun jadi terlihat menghitam.

Dinding ini kemudian diberi lapisan dari keramik sehingga lebih mudah dibersihkan. Ketika mozaik bermunculan, tren baru pun muncul. Backsplash dilapisi dengan mozaik. Tren ini masih bertahan sampai sekarang. Namun kemudian ada kaca, mika, dan cermin, yang ikutikutan mewarnai dinding dapur yang kadang dikenal juga dengan nama backwall ini.

Munculnya berbagai material membuat backsplash tidak lagi hanya berfungsi sebagai penahan “gempuran” minyak dan uap air, namun juga berperan sebagai salah satu elemen penambah keindahan kitchen set— dan dapur.

Tiap material tersebut punya kelebihan dan kekurangan, yang patut jadi bahan pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya. Inilah plus minus 5 material backsplash, berdasarkan wawancara dengan 2 desainer dapur, Wilopo Rusmaraji dari Jendela Putih Studio dan Faisal Dhani Nugraha dari Interco.

LOKASI APARTEMEN KALIBATA CITY, JAKARTA SELATAN DESAINER IR. TATANG, SWEET HOME

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.