Memelihara Binatang, Semua Harus Ekstra Bersih

Rumah - - Rumah Sehat -

Wajah Ratri (26) tampak semringah kala bercerita tentang Molly, anjing yang telah ia pelihara sejak masih duduk di bangku kuliah. “Rasanya selalu senang kalau bertemu Molly, seperti punya teman ngobrol di rumah, deh!” ujar perempuan ini bersemangat.

Hal yang sama dirasakan pula oleh Felisia (26). Baginya, melihat tingkah polah kelinci peliharaannya itu seperti sebuah “obat” pelepas penat. “Bikin kangen juga,” ungkap Felisia sembari tersenyum, membayangkan mimik peliharaannya tersebut.

Tak heran. Berdasarkan beberapa hasil penelitian, memelihara binatang mendatangkan banyak keuntungan bagi para pemiliknya, mulai dari menjadi teman berbincang, membantu pemilik menjaga rumah, menjadi sumber relaksasi, mengurangi risiko gangguan kardiovaskular, hingga mengurangi rasa sakit.

Sayangnya, bila binatang peliharaan tak dirawat secara tepat, kenyamanan hunian Anda bisa terganggu. Kotoran, debu, bulu, hingga aroma tak sedap merupakan beberapa hal yang akan membuat Anda merasa risih. Tak hanya itu, kesehatan Anda dan keluarga pun bisa terancam akibat binatang peliharaan yang tidak higienis.

Kotoran Sumber Toksoplasma

Salah satu hal yang ditakuti ketika memiliki binatang peliharaan, baik itu kucing, anjing, atau kelinci, adalah kemungkinannya terkena toksoplasma, khususnya bila terdapat wanita hamil di keluarga Anda.

Toksoplasma adalah sejenis makhluk bersel satu yang hidup di usus binatang peliharaan, khususnya kucing. Tak semua binatang tertular toksoplasma, namun kemungkinan penyebarannya sangat mudah terjadi.

Menurut Felicia Laksmi Edhiningtiyas, seorang dokter hewan yang banyak menangani kucing dan anjing, toksoplasma bisa “berpindah” tempat hidup bila peliharaan Anda tak diperlakukan secara bersih dan higienis.

“Telur-telur toksoplasma keluar dari tubuh binatang, bersamaan dengan ampasnya. Nah, kotorankotoran ini mungkin saja masih menempel di tubuh sang peliharaan. Bila tangan Anda menyentuhnya, dan Anda tak sengaja makan dengan tangan telanjang, telur-telur itu bisa masuk ke tubuh Anda,” ujar Lala—panggilan akrab Felicia— menjelaskan.

Lala menambahkan, efeknya cukup berbahaya bagi wanita yang sedang mengandung. Bila sudah berada di dalam tubuh manusia, telur toksoplasma tersebut akan menetas, masuk ke aliran darah, memilih “tempat tinggal” selanjutnya dan membelah diri di sana. Setelah itu, gerombolan toksoplasma ini akan menyerang janin, dan menginfeksinya. “Hal inilah yang sering membuat seorang wanita keguguran,” kata Lala.

Bersihkan Secara Menyeluruh

Lala menuturkan, untuk mencegah tertularnya toksoplasma, Anda tak hanya harus memberikan antibiotik pada peliharaan Anda. Anda juga harus menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan hewan peliharaan Anda tersebut.

“Sebaiknya, mandikan mereka setidaknya seminggu atau dua minggu sekali, apalagi bila peliharaan Anda tidak terisolasi dan suka bermain dengan hewan lain,” ujar Lala.

Lingkungannya pun harus diperhatikan, mengingat kemungkinan mereka menggosokkan tubuh mereka ke tembok, meja, atau tempat tidur Anda. Paling tidak, usahakan untuk membersihkan kandangnya setiap pagi dan sore hari, terutama bila tempat “toilet”nya diletakkan di kandang.

“Bahkan, untuk mengatasi penularan toksoplasma, sekarang sudah ada zeolith, pasir “toilet” yang akan membunuh telur-telur toksoplasma tersebut,” ungkap Lala.

Tak hanya untuk mengatasi toksoplasma, kebersihan dibutuhkan juga guna mencegah munculnya gangguan kesehatan lain pada pemilik maupun binatang peliharaannya. Salah satunya, mencegah iritasi saluran pernapasan yang mungkin muncul karena menghirup bau sisa air kencing seekor anjing.

“Anjing suka menandai daerah kekuasaannya dengan buang air kecil di sudut tersebut. Nah, masalahnya, air kencing anjing mengandung amonia yang bisa mengiritasi saluran pernafasan. Jadi, bukan cuma tubuhnya saja yang dibersihkan, tetapi lingkungan rumah Anda pun harus higienis,” tambah Lala.

LOKASI KEDIAMAN KEL. RAUL RENANDA, ULUJAMI, JAKARTA SELATAN

Binatang peliharaan bisa menjadi terapi psikologis positif bagi pemiliknya. Namun jaga selalu kebersihan rumah.

tabloidrumah.

14 - 27 November 2014 - 304 - XII Kucing merupakan salah satu hewan yang mudah terjangkit toksoplasma.

Kelinci bisa menyimpan banyak

debu di antara bulu-bulu halusnya.

tabloidrumah.

14 - 27 November 2014 - 304 - XII

LOKASI KEDIAMAN T.J. TIMOTHIUS - HERLINA, SUNTER, JAKARTA UTARA

Jika Anda ingin hidup berdampingan dengan binatang, kebersihan lingkungan rumah pun harus Anda jaga.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.