10 TIP MEMILIH LOKASI IDEAL

Meski selera dan kebutuhan setiap orang berbeda, ada beberapa hal umum yang bisa jadi panduan dalam memilih lokasi.

Rumah - - Pengantar - TEKS JOHANNA ERLY WIDYARTANTI

Dekat, mudah, sehat, dan aman. Adalah 4 kondisi penting yang harus jadi pertimbangan saat memilih lokasi. Inilah detail ukuran yang wajib dipertimbangkan dan tip untuk memastikannya.

Dekat dan Mudah

Pilih lokasi rumah yang jaraknya tak terlalu jauh dengan seluruh aktivitas Anda dan keluarga seharihari. Syukur-syukur Anda menemukan lokasi yang dekat dengan tempat kerja dan sekolah anak-anak. Namun jika tempat kerja Anda di dalam kota dan tidak memungkinkan membeli rumah di kawasan perkotaan karena harga yang melangit, maka pertimbangkan hal kedua ini.

Pilih lokasi yang mudah mengakses tempat kerja dan sekolah dengan berbagai alat transportasi umum. Semakin mudah menjangkaunya dengan alat transportasi seperti KRL, angkutan kota, dan shuttle bus, semakin layak diperhitungkan. ( 1) Cermati berbagai media promosi (brosur, maket, peta, dll.) dan pastikan itu menceminkan kondisi sebenarnya. Buktikan dengan survei sendiri ke lokasi. ( 2) Lakukan survei tidak hanya sekali. Lihatlah situasi rumah dan perumahan yang Anda beli dalam berbagai kondisi dan waktu. Misalnya, di pagi, siang, sore, atau malam hari. Ini akan memberi gambaran yang komplit tentang aktivitas perumahan. ( 3) Tambah survei di hari berbeda, misalnya di hari Minggu dan hari libur. Hal ini untuk mengukur seberapa padat arus lalu lintas dan seberapa banyak tempat bagi warga perumahan menghabiskan waktu di hari libur. Ini juga untuk mengukur seberapa rukun kehidupan antarwarga di perumahan itu. ( 4) Catat waktu tempuh untuk setiap tujuan sehingga Anda tahu pasti jam-jam sibuk yang berpotensi terjadi kemacetan dan menyesuaikan dengan aktivitas Anda. ( 5) Jika Anda pengguna kendaraan roda 4, catat akses tol terdekat. Selain mempercepat perjalanan Anda ke mana-mana, juga menjadikan rumah tinggal Anda sebuah investasi yang menjanjikan.

Sehat

Ukuran rumah yang sehat adalah kualitas air dan udara. Ada beberapa lokasi perumahan yang tadinya berupa rawa-rawa atau sawah yang berakibat besar pada kualitas air dan kekuatan fondasi tempat rumah berdiri. Sehat juga diukur dari kualitas bangunan. ( 6) Cari informasi sebanyak mungkin lewat teman, orang sekitar, atau beberapa penduduk yang sudah menempati daerah tersebut. ( 7) Tidak cukup hanya melihat rumah contoh. Lihatlah ke lokasi pembangunan dan bagaimana cara pengembang membangun rumah Anda. Selain sebagai referensi sebelum membeli, survei ini berguna untuk persiapan merencanakan pembenahan nantinya pada rumah yang akan Anda beli. ( 8) Jangan datang hanya ketika hari panas, tapi juga saat hujan. Pada saat hujan Anda akan tahu sistem drainase perumahan dan kekuatan genting dan atap menahan curah hujan.

Aman

Keamanan dan kebersihan rumah dan perumahan juga masuk dalam pertimbangan memilih lokasi. Rawan pencurian dan masalah sampah sering menjadi masalah yang tak terpikirkan pada awalnya. Selain itu, tataguna lahan, adalah salah satu yang jarang dikonfirmasi ke pihak pengembang pada awal membeli. ( 9) Tanyakan pada pengembang apakah keamanan perumahan dikelola pengembang atau penduduk sekitar. Juga cermatilah soal sampah, apakah dikelola dengan baik oleh pengembang atau justru pemulung yang berseliweran ke luar masuk kompleks? ( 10) Tanyakan ke pengembang apakah lahan memang dialokasikan untuk perumahan dan apakah mungkin berubah? Mintalah surat resmi yang kuat secara hukum. Semakin banyak jawaban positif, semakin tinggi rumah dan perumahan itu masuk kriteria untuk dibeli. Semakin detail daftarnya semakin bagus. Hal ini akan memperkecil risiko Anda kecewa di kemudian hari.

FOTO

ARIF BUDIMAN

FOTO

ARIF BUDIMAN

FOTO

SITI AISAH PUJIANTI

LOKASI

PURI DEPOK MAS

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.