Genting Memang Penting

Rumah - - Belanja -

Kejadian ini baru saja saya alami, dua hari sebelum saya membuat tulisan ini. Saya pulang dari kantor malam hari, karena menunggu hujan berhenti. Sesampainya di rumah, saya mendapati tempat tidur saya basah kuyup terkena bocor. Tepat di tengahtengah, dengan area yang cukup luas. Pendeknya, tidak bisa digunakan malam itu.

Yang membuat saya heran, dalam sejarah selama 11 tahun sejak rumah saya direnovasi gede-gedean, tidak pernah kamar saya bocor di posisi itu. Biasanya bocor muncul di pertemuan dinding dan plafon, di salah satu sisi.

Karena tukang langganan sedang sibuk mengerjakan proyek di tempat yang agak jauh, saya tidak bisa meminta bantuannya untuk mengecek. Akhirnya saya “meminjam” tukang yang sedang merenovasi rumah di seberang rumah saya. Saat jam istirahat, saya minta dia naik ke atap untuk ngecek. Ternyata, problemnya sederhana saja. Ada 5 genting yang melorot. Tampaknya akibat hujan angin. Si tukang pun betulin posisi genting. Cuma 15 menit.

Masalah genting memang penting. Posisinya yang berada di atas, membuat benda ini berfungsi melindungi bangunan dari “serangan” apapun yang datang dari atas. Entah serangan hujan, panas, maupun serangan benda-benda lain. Bayangkan saja, sekadar genting melorot, bisa membuat saya repot—harus ngungsi ke kamar lain, besoknya harus menjemur kasur. Bagaimana bila masalahnya genting retak atau pecah? Belum lagi masalah panas. Salah pilih genting, juga bisa bikin kita sengsara akibat ruang jadi terlalu panas.

Supaya dapat melindungi dengan maksimal, kita harus jeli memilih genting. Kalau pilih yang ini, keuntungannya begini, risikonya begini. Kalau pilih yang itu, keuntungannya begitu, risikonya juga begitu. Silakan dicermati cara-cara memilihnya pada liputan lengkap di halaman dalam!

Made Mardiani Kardha Editor in Chief

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.