Wisata Sejarah Bersama Surabaya Heritage Track

Rumah - - Arsitektur -

Usai berkeliling di museum House of Sampoerna (HOS), peserta mengikuti tur kelililing kota tua Surabaya. Ada 2 bangunan tua yang menjadi tujuan kami, yaitu klenteng Hok An Kiong dan museum Bank Mandiri.

Klenteng Hok An Kiong. Klenteng ini merupakan klenteng tertua di Surabaya, dibangun pada tahun 1830. Letaknya yang berada di Jalan Coklat no. 2 menjadikannya lebih dikenal dengan nama Klenteng Jalan Coklat. Awalnya klenteng ini berwujud bangunan darurat, tempat penampungan kaum perantau untuk para awak kapal dari Tiongkok yang selamat mendarat di Pulau Jawa. Pembangunan klenteng dilakukan langsung oleh insinyur dari Tiongkok. Keunikan dari bangunan ini adalah sama sekali tidak menggunakan paku dari logam, tetapi memakai potongan bambu yang diruncingkan. Dalam ruangan tengah klenteng terdapat altar Dewi Thian Siang Sing Boo atau Ma Co dan altar Dewa Kwan Kong.

Museum Bank Mandiri. Awalnya, bangunan ini bernama Escompto Bank, kini berganti nama menjadi Bank Mandiri Cabang Jepun pada lantai atas, sedangkan museum terletak di lantai bawah. Escompto Bank dibangun oleh arsitek Belanda Marius J. Hulswit pada tahun 1928.

Sesuai dengan nama dan peruntukannya, lantai 1 gedung itu menjadi tempat untuk menaruh dan menyimpan benda-benda yang berkaitan dengan sejarah bank ini pada masa lampau.

Koleksi benda-

benda kuno dan

bersejarah Bank Mandiri

ada yang ditempatkan

dalam pigura dan etalase

kaca.

Klenteng Hok An Kiong merupakan klenteng tertua di Surabaya, berdiri tahun 1830.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.