Praktis, Fleksibel, dan Bisa “Tumbuh”

Tak hanya rumah yang bisa di-“tumbuh”kan, furnitur pun bisa. Ide ini cocok untuk si penyuka furnitur praktis dan fleksibel.

Rumah - - Interior - TEKS MARIA JACLYN jaclyn@tabloidrumah.com FOTO ARIF BUDIMAN

Anda ingat dengan istilah “rumah tumbuh”? Istilah ini menggambarkan konsep rumah yang pembangunannya bertahap sesuai keadaan dan kebutuhan sang pemilik. Nah, selain rumah, furnitur pun juga bisa di-“tumbuh”-kan sesuai kebutuhan. Konsep furnitur seperti ini dikenal dengan istilah furnitur modular.

Sesuai namanya, furnitur modular tersedia dalam bentuk modul atau bagian terpisah yang dapat ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan. Jenis furnitur seperti ini cocok untuk memenuhi gaya hidup masa kini yang serba praktis, serba cerdas, dan serba hemat.

Konsep yang mulai banyak dikembangkan oleh berbagai produsen furnitur ini juga bisa diterapkan pada berbagai jenis furnitur penyimpanan, mulai dari rak buku, lemari pakaian, hingga kitchen set. Anda tertarik? Sebelum memilih furnitur modular yang tepat untuk mengisi rumah, yuk kita tengok dulu beberapa kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Hemat Waktu dan Biaya

Kita tak perlu repot-repot mencari tukang, mengukur dan memilih bahan, hingga mengontrol pembuatan furnitur, karena furnitur modular umumnya merupakan produk pabrikasi yang telah memiliki standar ukuran tersendiri. Kelebihannya, karena telah tersedia ( ready stock), furnitur modular akan menghemat waktu dan biaya yang kita keluarkan dibandingkan jika membeli sesuai pesanan ( custom).

Namun di sisi lain, furnitur ini bisa terlalu pasaran dan kurang sentuhan personal. Kita dapat mengakalinya dengan berbagai ide kreatif, misalnya menempelkan wallpaper pada beberapa sisi furnitur yang mudah terlihat.

Ukurannya Fleksibel

Produsen sudah menyediakan ukuran furnitur modular, tinggal kita yang menyesuaikan dengan ukuran ruangan. Misalnya, jika lemari buku modular memiliki 3 ukuran lebar (30cm, 60cm, 90cm), kita tinggal menyesuaikannya dengan lebar ruangan. Ruangan selebar 150cm bisa menggunakan 2 lemari berukuran masing-masing 60cm dan 90cm. Atau bisa juga menggunakan 5 buah lemari berukuran 30cm.

Anda tinggal menyesuaikannya dengan jenis barang yang ingin disimpan atau bentuk tampilan akhirnya. Keuntungannya, Anda dapat memindahkan furnitur ini ke mana saja, termasuk area yang lebih sempit dari sebelumnya dengan cara memisahkan bagiannya.

Bisa Di-“Tumbuh”kan Kapan Saja

Ikea, salah satu produsen furnitur, memiliki produk rak buku modular yang dudukan rak dan daun pintunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, sehingga kita dapat menambahkan rak atau daun pintu di kemudian hari.

Selain itu, karena setiap bagiannya dijual terpisah, kita pun dapat berkreasi sendiri untuk menjadikan tampilan furnitur ini lebih unik, misalnya memadukan 2 warna pelapis pada 1 furnitur. Ini cocok untuk Anda yang belum memutuskan model furnitur ideal, misalnya berdaun pintu atau tidak, ataupun yang anggarannya terbatas.

www.

com

tabloidrumah.

09 - 22 Januari 2015 - 308 - XII

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.