SAAT MEMBELI RUMAH MUNGIL

Cermat memilih rumah mungil yang akan Anda beli adalah salah satu usaha efektif dalam meminimalisasi berbagai masalah yang datang di kemudian hari.

Rumah - - Properti - Tabloidrumah. TEKS FOTO

Banyaknya jumlah konsumen rumah mungil berukuran 36m2 dan 45m² atau ukuran lain di bawahnya, membuat jumlah pengembang di level ini sangat menjamur. Tak hanya pengembang besar dan punya nama yang “bermain” di level ini, pengembang kecil yang tak jelas dari mana datangnya pun banyak yang berani memasuk arena ini.

Jumlah yang banyak ini sebenarnya menguntungkan Anda sebagai konsumen. Anda mempunyai banyak pilihan dalam membeli rumah.

PERSAINGAN TAK WAJAR

Banyaknya jumlah pengembang membuat kompetisi di level ini menjadi tak sehat. Salah satu yang paling mencolok adalah “bantingbantingan” harga sehingga harga rumah yang ditawarkan jauh dari harga pasaran. “Hati-hati lho kalau Anda membeli rumah dengan harga yang tak rasional. Jangan-jangan rumah yang Anda beli asal bangun,” ucap Fachrul Rozi, konsultan properti Urbanindo, Surabaya.

Tajamnya persaingan harga ini membuat para pengembang mengambil jalan pintas. Mereka membangun rumah asal jadi, asal berdiri. Biasanya, mereka akan melakukan pemangkasan secara membabi buta dari sisi proses kerja dan material. Proses pengerjaan rumah yang idealnya 3 bulan bisa disihir menjadi 3 minggu. Begitu juga dengan material yang terpasang, jauh di bawah standar. Jika sudah begini, siapa yang akan dirugikan? Anda!

JANGAN ADA PENIPUAN

Jika di rumah tipe besar konsumen adalah raja, tak demikian di rumah tipe kecil di mana kecenderungannya, pengembanglah yang menjadi rajanya. Pengembang seakan terlalu berkuasa dengan kata-kata saktinya: “Kalau mau bagus ya harganya tidak segini.” Kemudian, konsumen hanya bisa diam dan pasrah. Padahal seharusnya, apapun tipe rumahnya, Anda sebagai konsumen tetap memiliki hak sama.

“Realitas yang terjadi di lapangan, jika dibandingkan dengan rumah tipe besar, rumah kecil itu banyak elemen yang tak ideal. Bukan hanya dari luasan, tetapi banyak aspek yang memengaruhi. Tetapi, walau tak ideal sebenarnya tak masalah, asal tak ada unsur penipuan. Misal, masalah material. Ada beberapa pengembang nakal yang mengganti material seenaknya. Yang parah, material yang diganti di bawah spesifikasi yang mereka buat. Ini kan namanya penipuan,” ucap Fachrul.

Inilah 12 hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli rumah mungil. Dua belas hal ini setidaknya dapat mengurangi ketidaknyamanan Anda tinggal di rumah mungil. Plus, salah satu usaha efektif dalam mengantisipasi dan meminimalkan berbagai masalah yang datang di kemudian hari. Apa sajakah itu?

IRFAN HIDAYAT irfan@tabloidrumah.com

JOU ENDHY PESUARISSA Brosur menjadi elemen penting yang harus Anda simpan karena di dalamnya termuat gambar denah, desain rumah, dan spesifikasi.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.