Pohon diasuransikan

Rumah - - Lintas Kota -

Tahukah Anda bahwa semua pohon yang ada di kota Surabaya diasuransikan? Jika nantinya pohon tersebut tumbang atau patah, maka pohon itu akan mendapat asuransi berupa penanaman pohon kembali. Jika pohon itu merugikan orang-orang atau bangunan akibat tumbang atau patah, kerugian itu akan ditanggung oleh pihak asuransi. Keren, kan? Peraturan ini merupakan yang pertama ada di Indonesia.

Tak hanya diasuransikan, pohon-pohon ini dilindungi. Ada Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Pohon yang dikeluarkan Risma dan sudah disahkan DPRD Kota Surabaya. Perda ini untuk memberi perlindungan terhadap pohon-pohon di Kota Surabaya.

“Perda ini memang harus dikeluarkan karena selama ini banyak yang menebang pohon, tetapi kita tidak bisa memberikan sanksi. Dengan adanya Perda ini, sanksinya lebih jelas,” ucap Risma yang Tabloid RUMAH temui di Gedung Nusantara I DPR/MPR RI.

Sanksinya adalah mengganti dengan jumlah tertentu, bergantung pada ukuran diameter pohon yang ditebang. Misalnya, jika Anda menebang pohon berdiameter 0-30cm, maka Anda wajib mengganti pohon dengan diameter serupa sebanyak 35 pohon. Kalau diameternya mencapai 50cm, maka jumlah penggantinya adalah 50 pohon.

Jenis pohonnya tidak harus sama. Begitu juga dengan tempat tanamnya tidak harus di tempat asal. Lokasinya bisa ditentukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Yang menarik, peraturan ini tak hanya berlaku untuk masyarakat umum, tetapi juga pemerintahan.

Tak hanya menebang, melukai saja Anda akan dikenakan sanksi. Misalnya, jika Anda memaku, menempel poster, membakar, menyiram bahan kimia, atau mencorat-coret pohon, Anda akan dikenai hukuman penjara selama tiga bulan dan denda Rp50 juta.

Kalau kota-kota lain ikut menerapkan peraturan ini, bisa dibayangkan betapa hijaunya Indonesia.

Setiap menanam dan menebang pohon, wajib dilaporkan ke pemerintah. Ini akan menjadi data pemerintah dalam mengontrol jumlah pohon di Surabaya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.