Ini Cara Menanamnya!

Rumah - - Eksterior -

Tak hanya pertumbuhannya yang ”bandel” (tahan terhadap naungan maupun paparan sinar matahari langsung), kelebihan lain dari kucai mini adalah menanamnya juga cukup mudah. Untuk menanamnya, Anda bisa melakukannya sendiri tanpa menggunakan jasa tukang.

Berikut beberapa langkah penanaman yang dianjurkan oleh Ika dari Flora Nursery di Jalan Pajajaran Bogor.

1. Persiapkan lahan tanah sebagai media tanam. Buang rumput liar yang masih tertanam di tanah dan bebatuan yang ada di sekitarnya. Rumput liar dan bebatuan bisa menghambat pertumbuhan kucai mini.

2. Setelah bersih, gemburkan tanah hingga kurang lebih 20cm dengan cara membolak-balik tanah menggunakan pacul. Langkah ini bertujuan agar tanahnya bisa subur dan tidak keras. Akan lebih baik jika pada saat menggemburkan, taburkan juga pupuk kandang atau kompos.

3. Siram tanah dengan air secukupnya untuk melembapkan.

4. Gali tanah dengan sekop hingga kedalaman ± 5cm.

5. Keluarkan kucai mini dari poly bag. Tanam ke dalam lubang yang sudah disiapkan, biarkan sebagian media tanam yang ada dalam polybag ikut tertanam.

6. Karena kucai mini tidak merambat, untuk mendapatkan hasil yang bagus kucai mini harus ditanam dengan jarak rapat. Jarak antartanaman minimal adalah ujung daun yang satu ketemu dengan ujung daun tanaman di sebelahnya.

7. Kucai mini akan mati jika diinjak-injak. Tanamlah batu pijakan ( steping stone ) di antara kucai mini. Susun batu pijakan agar Anda tak perlu menginjak kucai mini saat merawat dan menyiramnya. Pijakan juga dapat menambah nilai artistik taman.

8. Kucai mini tumbuh dengan baik di atas tanah yang cukup mengandung air. Jaga kelembapan tanah dengan penyiraman 2 kali sehari.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.