Ubah Bekasi Jadi Lebih Asri

Image Bekasi yang panas dan gersang tampaknya sebentar lagi akan berubah di tangan Komunitas Bekasi Berkebun. Lima tahun ke depan, kota Bekasi akan diusung menjadi kawasan yang asri dan jauh dari polusi.

Rumah - - Komunitas - TEKS DWIYASISTA W. SEKARTAJI *)

Apa yang ada di benak Anda setelah mendengar nama Bekasi? Sebagian besar menyebutnya sebagai kota yang panas, gersang, jauh, dan sumpek. Bahkan, beberapa waktu belakangan, sejumlah media sosial tengah diramaikan beragam meme parodi yang menyindir Bekasi dengan segala permasalahannya.

Hal tersebut rupanya bukan gurauan belaka. Di beberapa titik jalan raya memang kerap ditemukan jalan berlubang, bahkan rusak parah, belum lagi udara yang sangat terik. Banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, di antaranya minimnya lahan terbuka hijau dan taman kota yang tidak tersedia dengan layak sebagai ruang publik.

Melihat hal itu, beberapa sahabat yang terdiri dari Teti Rubi, Cherly, Riri Wibianto, Tessa, Chaerul Rasyid, Widi, dan Enno tergerak untuk mendirikan sebuah komunitas untuk menghijaukan kota.

Kemudian mereka sepakat membentuk Komunitas Bekasi Berkebun pada tanggal 4 Oktober 2011.

BERDIRI UNTUK MENGEDUKASI

Mengadopsi Komunitas Indonesia Berkebun, sebagai induk dari jaringan kota, konsep Bekasi Berkebun juga mengusung visi dan misi yang sama, yaitu edukasi, ekologi, dan ekonomi.

“Bekasi Berkebun hadir sebagai komunitas yang memiliki perhatian tinggi kepada pertanian di perkotaan, dalam hal ini kota Bekasi. Di mana yang terjadi adalah, lahan terbatas menjadi kendala bagi masyarakat untuk berkebun. Penyadaran kepada masyarakat untuk mulai berkebun di rumah menjadi titik utama Bekasi Berkebun dalam menyampaikan edukasi,” ungkap Annisa, Humas Komunitas Bekasi Berkebun.

Edukasi ini di antaranya pengenalan kepada masyarakat bagaimana cara berkebun di rumah untuk menghasilkan sayuran sehat non pestisida kimia ( organic), sehingga nantinya diharapkan dapat mencapai kemandirian pangan dimulai dari rumah sendiri.

“Dengan berjalannya edukasi tersebut maka sisi ekologi dan ekonomi secara bersamaan juga akan tercapai,” tambahnya.

Sejauh ini, banyak kegiatan yang sudah dilakukan Komunitas Bekasi Berkebun, mulai dari edukasi sampai berkebun bersama. Di tahun 2015 ini, Bekasi Berkebun memiliki program edukasi yang disebut dengan Belajar Berkebun Yuk! (BBY!). Dalam setiap sesinya, BBY! memiliki tema berbeda dengan narasumber yang berkualitas dan kompeten di bidangnya.

Kegiatan rutin yang ada di setiap minggu adalah agenda Rawat Kebun di 2 kebun yang dimiliki oleh Bekasi Berkebun. Dalam kegiatan Rawat Kebun itu biasanya dilakukan pembersihan kebun seperti mencabut gulma, perawatan kebun seperti penyemprotan pestisida nabati atau pemberian pupuk organik. Sementara agenda per 2 bulan adalah serial edukasi BBY!.

“Dalam setiap pertemuan diharapkan terjadi interaksi di antara penggiat dan sharing mengenai apa yang menjadi perhatian untuk kota Bekasi seputar pangan dan penghijauan.

Pertemuan rutin Rawat Kebun juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi untuk program-program yang akan dijalankan ke depannya,” papar wanita yang bekerja di perusahaan waste management ini.

Selain itu, tambahnya, tanggal 21 Maret 2015 nanti Bekasi Berkebun akan melakukan kegiatan tanam bakau di Muara Gembong, Bekasi, sebagai aksi kepedulian komunitas kepada wilayah pesisir yang rawan abrasi.

BEKASI SIAP MENUAI HASIL

Sejak berdiri hingga kini, Komunitas Bekasi Berkebun telah memiliki 30 orang penggiat dan 2 kebun yang dikelola secara teratur, yakni di rumah dinas Wakil Walikota Bekasi (Bapak Syaikhu Ahmad) seluas 60m2 dan kebun Grand Bekasi seluas 500m2.

“Status kebun ini dipinjamkan kepada Bekasi Berkebun untuk dikelola dan disuburkan, serta menjadi sarana edukasi bagi masyarakat kota Bekasi. Keberadaan kebun ini dikelola secara berkesinambungan dari masa tanam hingga panen dan begitu seterusnya. Tujuan utama kami salah satunya, yaitu menghijaukan kota Bekasi,” jelas Annisa.

Melalui jerih payahnya, kini para penggiat dapat merasakan dampak positif bagi kehidupan mereka sehari-hari seperti gaya hidup yang lebih sehat, mengonsumsi sayuran sehat, dan pengetahuan yang lebih terhadap cara hidup yang lebih baik. Lingkungan sekitar pun dapat menjadi lebih hijau dan asri dari sebelumnya.

“Melihat apa yang telah kami capai hingga detik ini, kami senang karena pada akhirnya banyak yang tergerak untuk ikut dan mulai menanam di rumah atau menggunakan lahan yang tidak produktif untuk ditanami. Dengan adanya kerja sama antara kami dari komunitas, masyarakat, dan pemerintah kota setempat, kami yakin cita-cita untuk membuat Bekasi asri akan segera terwujud,” tutupnya ramah.

Kegiatan #PanenRia di Kebun Grand

Bekasi.

Kegiatan edukasi di CFD

Bekasi.

DOK. BEKASI BERKEBUN

Sayuran hasil #PanenRia di Grand Bekasi.

Belajar tanam dan panen sejak dini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.