Banyak Mal Nongol

Rumah - - Lintas Kota - Tabloidrumah.

Bukan hanya hotel yang tiba-tiba nongol dalam jumlah banyak. Mal di Jogja yang dahulu cuma beberapa gelintir tiba-tiba muncul dalam jumlah banyak dalam periode singkat mengepung kota.

Sejak tahun 2014, pembangunan mal tak mau kalah pesat dengan hotel. Setidaknya ada 6 mal besar sudah dan siap beroperasi hingga tahun 2018 mendatang. Keenam pusat belanja tersebut adalah Jogja City Mall, Hartono Mall Yogyakarta, Sahid Yogya Lifestyle City, Jogja One Mall, Malioboro City Mall, Lippomall Yogyakarta, dan Jogja Town Square. Hartono Mall malah diklaim sebagai mal terbesar di Jateng dan DIY.

Semua itu tak mungkin muncul “mak bedunduk” begitu saja, pasti ada hitung-hitungan bisnisnya. Menurut General Manager Hartono Mall Yogyakarta, Samuel Khristianto, kehadiran mal-mal tersebut masih kurang. Yogyakarta, menurut dia, masih butuh banyak pusat belanja seiring meningkatnya Indeks Tendensi Konsumen (ITK). Per Kuartal III 2014, ITK Yogyakarta mencapai 115,89 (kompas.com, 2 Februari 2015). Artinya, masyarakat di Jogja makin makmur.

Sementara itu, ironisnya, di wilayah lain, “mal” untuk barang khusus kerajinan khas Jogja, Pasar Seni Gabusan, justru merana nasibnya. Aktivitas sepi, pedagang pada hengkang. Proses revitalisasi terkendala dana dan regulasi. Sampai kini. Tersalip oleh pesatnya pusat perdagangan dan convenience store di seluruh penjuru kota.

www.

com

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.