KELEBIHAN

Rumah - - Ruang Utama -

Hemat biaya dan waktu, mengingat proses pekerjaan lapangan lebih cepat dibandingkan dak konvensional. Ukuran presisi. Bobot ringan, fondasi pun akan memikul beban yang lebih ringan. Bahan yang terbuang akan lebih sedikit, karena tidak memakai bekisting. Dapat meredam suara dan panas. Tidak usah pindah rumah, karena tidak digunakan sistem bekisting. Tahan terdapat api. Penutup lantai bisa segera dipasang di atas panel. keamanan Anda untuk menaikinya, yakni sebesar 355 kg/m3—seperti 7 orang dewasa yang menaiki satu bidang lantai bervolume 1m3.

Bobot ringan inilah yang membuat beban yang menumpu pada struktur fondasi bangunan menjadi berkurang pula. Terutama, bila terjadi bencana-bencana tektonik, seperti gempa bumi. Lebih aman, bukan?

Selain itu, dengan bobot yang ringan, pekerjaan pun lebih cepat rampung. Ditambah lagi, beton ringan ini tidak memerlukan bekisting seperti pada metode dak konvensional. Pemasangannya lebih cepat dan efisien. Yang dibutuhkan, adalah meletakkan dan menyusun panel di atas balok yang telah disiapkan, lantas celah antarpanel tersebut diisi dengan semen instan.

Plus, karena material ini sudah terbentuk sebelumnya, proses pemasangannya tidak akan terlalu banyak mengotori rumah, tidak seperti pembangunan dengan metode konvensional yang cenderung membuat berantakan. Kemungkinan untuk menghasilkan produk yang “gagal” pun terbilang minim, mengingat pembuatan material ini diawasi dengan ketat di pabrik. Tak seperti kesalahan komposisi adukan semen yang biasa dilakukan pada metode konvensional.

SALAH PEMASANGAN, BERDAMPAK FATAL

Yang menjadi masalah adalah kurangnya tenaga kerja kompeten yang mumpuni mengerjakan pemasangan beton ringan ini. Hal ini ditekankan oleh Davy Sukamta, mengingat kecepatan pekerjaan dan kualitas bangunan haruslah berjalan seiringan.

“Materialnya sih sudah bagus, rapi, dan terbukti kualitas serta ketahanannya. Yang sering membahayakan itu, karena pemasangannya yang asal-asalan. Kesalahan pemasangan sedikit saja, bisa berakibat fatal,” ungkap Davy.

Menurutnya, proses penyambungan antarmaterial ini seringkali disepelekan. Padahal, kekuatan bangunan bermaterialkan beton ringan terdapat di sana, mengingat produknya berbentuk kepingan-kepingan panel yang

www.nolan4sydney.blogspot.com baru menjadi satu kesatuan, bila telah disambungkan satu per satu. Terlebih lagi, bila beban yang terdapat di atas dak ini melebihi kapasitas yang seharusnya.

Kesalahan pemakaian isian atau perekat pun menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap kekuatan material ini. Lebih baik, Anda memakai semen instan dengan merek terpercaya untuk mengisi celah sambungan antarpanel tersebut.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.