HADIRKAN RONA SKANDINAVIA

Ingin menggunakan bentuk-bentuk hewani—seperti pajangan kepala rusa, karpet bulu beruang, ataupun motif harimau—ke dalam interior, tapi merasa tak tega? Tenang saja, Anda bisa menggunakan replika bentuk hewan, dengan aplikasi yang lebih “segar”.

Rumah - - Interior - TEKS CANDELLA SARDJITO candella@tabloidrumah.com FOTO TAN RAHARDIAN

Apakah telinga Anda akrab dengan istilah interior ala scandinavian? Ya, istilah tersebut merujuk pada konsep ruangan yang semula diadaptasi dari nama Skandinavia, yang terdiri atas tiga negara di benua Eropa, yakni Norwegia dan Swedia yang berada di Tanjung Skandinavia; beserta Denmark.

Tiga negara ini memiliki kondisi geografis yang serupa, yakni dipenuhi oleh hutan pinus, birch (Betula pendula), dan cemara. Iklimnya pun subtropis, dengan wilayah pegunungan yang membatasi bagian utara dan barat. Tak heran bila masyarakat Skandinavia membutuhkan interior rumah yang hangat, akrab, dan dipenuhi oleh kayu di sana-sini. Hal inilah yang diadaptasi ke dalam konsep scandinavian yang tengah merebak dalam ranah interior, baik itu bagi rumah ataupun ruang publik.

Selain nuansa hangat dari kayu, interior scandinavian juga tak bisa lepas dari penerapan bagian-bagian tubuh hewan, seperti kepala rusa yang diawetkan dan bulu beruang. Pasalnya, kondisi alam di negaranegara tersebut memungkinkan warganya untuk memiliki hobi berburu di hutan. Tak heran, bila kebanyakan rumah di Skandinavia memiliki pajangan-pajangan tubuh hewan tersebut di dinding ataupun lantainya.

Namun, tentu saja hal itu dianggap bertentangan, terutama bila Anda merupakan seorang pecinta hewan. Terlebih lagi, di negara-negara tropis, hewan-hewan tersebut termasuk populasi hewan yang dilindungi. Lantas, bagaimana bila Anda ingin menerapkan konsep interior ini pada rumah Anda?

Mudah saja. Seiring dengan meledaknya popularitas interior scandinavian, banyak pasar, toko, dan retail pernak-pernik yang membuat replika-replika bagian tubuh hewan, dengan desain yang lebih kontemporer dan menarik mata. Replika tersebut terbuat dari beragam material pula, bisa akrilik, kayu, logam, hingga plastik.

Lantas, bagaimana cara penerapan replika hewan ini sebagai aksesori dan aksen di area rumah Anda? Berikut adalah 4 tip aplikasinya.

com

tabloidrumah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.