KREASIKAN BAHAN YANG MURAH

Putar otak Anda untuk mengkreasikan material yang sudah ada, ataupun material berharga relatif rendah, menjadi yang tak kalah indah dengan elemen taman lainnya.

Rumah - - Ruang Utama - TEKS CANDELLA SARDJITO candella@tabloidrumah.com FOTO YANIS RUDOLF PRATASIK

Setelah menentukan elemen tanaman, persiapan selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memilih hardscape yang tepat bagi taman Anda. Hardscape ini mencakup material penutup lahan selain tanaman, seperti batu alam dan jalan setapak; aksesori taman, seperti pot dan lampu taman; hingga elemen air, seperti kolam dan pancuran.

Namun, meskipun bentuk hardscape ini sering memikat mata, berhati-hatilah dalam memilihnya! Pasalnya, kesalahan pemilihan jenis dan jumlah material bagi hardscape bisa membuat biaya taman Anda membengkak.

Misalnya, jika Anda memiliki lahan taman sebesar 4m x 4m, lantas Anda memilih untuk menutupi semuanya dengan hardscape bermotif yang relatif mahal—kira-kira, harganya mencapai Rp450.000/m—tentunya pengeluaran Anda pun akan membengkak.

TAK HARUS MATERIAL UMUM

Suwardi Hagani, pemilik Hagani Flora, mengungkapkan bahwa kreativitas diperlukan untuk menekan pengeluaran pembuatan taman. “Anda tak harus memilih material yang awam digunakan sebagai hardscape taman, Anda bisa memakai material apapun sebagai penghias taman, kok!” ujar Suwardi menekankan.

Ia memberi contoh, batu gravel— pecahan-pecahan batu yang menjadi dasar batu-batu taman standar—bisa digunakan sebagai salah satu elemen hardscape. Harganya relatif sangat rendah, sejumlah satu pick-up saja, Anda hanya akan menghabiskan biaya sebesar Rp250.000. Cara mengaplikasikannya pun mudah, Anda bisa menaruhnya di tanah, dan meratakannya dengan papan. Murah dan tak perlu repot, kan?

Suwardi pun menyarankan untuk menggunakan materialmaterial murah lainnya untuk menyiasati keinginan pemilihan hardscape yang cenderung mahal, seperti adanya elemen air di dalam taman. “Bisa juga, lho, elemen air ini dimunculkan dengan menggunakan bambu sebagai pancuran, yang dialirkan oleh mesin di dalamnya. Harganya enggak mahal-mahal banget, kok!” tutur Suwardi.

Selain itu, menurut Suwardi, bahan-bahan tak terduga pun bisa digunakan sebagai hardscape bagi taman, seperti wadah air kayu sebagai pot tanaman, batu-batu besar, ataupun lentera-lentera bekas. Hal itu bisa menambah unik taman Anda.

DESAIN TAMAN MENENTUKAN

Di luar pemilihan jenis hardscape, desain taman yang tepat pun bisa memperkecil biaya pengeluaran untuk elemen “keras” di taman ini.

Misalnya, bila Anda ingin menggunakan material hardscape standar seperti batu koral, Anda bisa hanya menggunakannya di sisi-sisi tanaman semak, atau melingkari dasar tanaman tinggi, seperti menjadi “bingkai”-nya saja.

Namun, jika Anda ingin membuat jalan setapak, Anda bisa memakai batu gravel atau pancawarna yang harganya relatif murah. Jalan setapak tersebut juga hanya ditaruh di beberapa bagian saja, tidak menutupi seluruh permukaan taman.

www.

com

tabloidrumah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.