Rumah 45M2 Beratap TANAMAN

Rumah yang satu ini sejatinya hanya rumah biasa saja. Namun, si pemilik ingin ada sesuatu yang menarik dan unik pada rumahnya. Dengan sedikit renovasi di area fasad plus dihadirkan tanaman rambat di atas atap, membuat rumah ini tampil cantik, unik, dan al

Rumah - - Rumah Kita - TEKS IRFAN HIDAYAT irfan@tabloidrumah.com FOTO MANSYUR HASAN (DOK. ANDY RAHMAN ARCHITECT)

Siapa bilang rumah mungil tidak bisa tampil modis? Nyatanya, rumah yang berlokasi di Perumahan Surya Asri 2, Sidoarjo, Jawa Timur, ini mampu tampil cantik dan menarik, walau luasan rumahnya hanya seukuran 45m2. Adalah Andy Rahman. A, ST. IAI. (35 th), pemilik sekaligus arsitek yang membuat rumah ini tampil berbeda. Bahkan, rumah tampil sangat ikonik jika dibandingkan dengan rumah-rumah yang ada di sekelilingnya.

Ada 2 hal yang membuat rumah ini tampil maksimal. Pertama, desain pagar depan rumah yang dibuat unik. Kedua, nuansa alami yang begitu kental dan terasa di rumah ini. Yaitu, atap rumah yang hampir seluruhnya ditutupi pohon markisa hingga rumah terlihat sangat hijau ( green roof). Atap ini seakan menjelma sebagai atap hidup yang mampu “menghidupkan” suasana di lingkungannya.

Pagar Sebagai UjUng Tombak

Andy Rahman mengungkapkan bahwa pagar yang posisinya berada di area depan rumah dan langsung berhadapan dengan jalan umum, harus dirancang semaksimal mungkin agar memikat siapapun yang melintas. Agar tampilannya tak terlihat monoton, desain pagar depan tidak dibuat sama dan dibagi dalam beberapa segmen.

Pada bagian carport, pagar dibuat dari besi siku yang disusun berjajar membentuk garis-garis horisontal. Sedangkan di bagian pejalan kaki, pagar dibuat dari material yang sama, hanya saja dengan kerenggangan yang berbeda. Perbedaan ini sengaja dibuat untuk memunculkan sebuah desain yang harmonis melalui permainan garis-garis horisontalnya.

Selain bermaterialkan besi, pada salah satu bagian pagar dibuat sebuah bronjong, yaitu pagar berbahan pecahan batubatu alam yang disusun dalam jaring kotak-kotak dari besi. Meski pagar bronjong ini lebarnya hanya 1,6m, tetapi dipisah menjadi dua bagian yang tak sama, sehingga memberikan kesan asimetris. Di antara pagar bronjong diberi elemen kisi-kisi berupa pagar dari bahan plat strip ( strip plate) sehingga pagar tidak terkesan masif dan masih tembus pandang.

ATAP BERSELIMUT TANAMAN MARKISA

Selain pagar, yang menjadi ciri khas menarik dari rumah ini adalah adanya tanaman markisa, yang daunnya menutupi atap rumah. Markisa termasuk jenis tanaman rambat PASSIflORA yang bisa tumbuh

di daerah tropis dan subtropis. Tanaman ini sengaja Andy arahkan pertumbuhannya agar merambat dan menjalar ke bagian atas carport hingga atap rumah.

“Secara sadar, saya memanfaatkan tanaman markisa ini sebagai CLIMATE MODIfiER. Adanya tanaman markisa membuat genting sebagai penutup atap menjadi lebih dingin karena tidak terpapar langsung oleh panas matahari,” ucap Andy Rahman. Ia mengakui bahwa suhu udara di dalam rumahnya jadi lebih segar dan sejuk.

Penanaman markisa ini diihami ketika Andy datang ke rumah seorang kawan. Di sana ada tanaman markisa yang dibiarkan merambat ke atas atap, tetapi pertumbuhannya terkesan liar. Sedangkan di rumah ini pertumbuhannya diarahkan rupa sehingga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu elemen penting dari tampilan bangunan.

agar rumah tetap dapat dinikmati di malam hari, andy bermain dengan cahaya lampu yang membuat rumah makin artistik.

Fasad rumah asli yang dibuat pengembang.

Penggunaan tanaman dolar di area dinding belakang rumah membuat rumah makin green.

Adanya perbedaan desain di area pagar membuat komposisi desain rumah ini terlihat harmonis.

Buah markisa ini selalu muncul sepanjang tahun. Buahnya tak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi dapat dikonsumsi langsung atau dibuat sirup.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.