ada Storage di Sana-Sini

Banyaknya barang yang dimiliki pemilik rumah membuat sang desainer menyediakan tempat penyimpanan yang cukup banyak. Semua tempat pun dimanfaatkan sebagai ruang simpan.

Rumah - - Rumah Kita -

A partemen yang terletak di Pancoran ini memang sangat sempit, ukurannya kurang lebih hanya 28m2. Ditambah lagi, ada dua ruang tidur di dalamnya. Sekatsekat yang membatasi ruang tidur ini membuat apartemen ini tambah terlihat sempit. Awalnya, Nency Manurung, sang pemilik apartemen, ingin tetap mempertahankan kedua ruang tidur ini karena ibunya sering menginap di sini. Namun, Fredi Indra, yang ditunjuk Nency sebagai arsitek, mengusulkan hal lain. Ia meminta Nency membongkar ruang tidur tamu dan mengalihfungsikannya menjadi ruang lain yang lebih berguna. Jika ada tamu yang datang, sang tamu (atau Nency) bisa tidur di sofa bed yang ada di ruang keluarga.

Untuk membuat ruang keluarga ini bisa memiliki privasi ketika diubah menjadi ruang tidur, Fredi menambahkan roller blind di antara ruang keluarga dan dapur. “Roller blind ini kalau ditarik tidak terlalu ke bawah, tapi yang penting tertutup sehingga akan terasa zona ini adalah untuk tidur. Ketika pemiliknya di sini jadi terasa seperti duduk di ruang yang beda,” ucap Fredi. Selain menambahkan roller

blind, Fredi juga membuat meja yang bagian bawahnya beroda sehingga jika sofa akan digunakan sebagai tempat tidur, meja ini bisa dipindahkan dengan mudah.

Penuh dengan Storage

Nency, yang sebelumnya tinggal di indekos, memiliki barang yang terbilang banyak. Oleh sebabnya, sebelum merombak apartemen ini, Fredi melakukan pendataan barang milik Nancy. “Ketika mendesain, aku nge- list barang-barang yang dia miliki. Sebarapa banyak sepatu, pakaian, buku, dan lain-lainnya. Jadi, dari barang yang ada di kos didata dan ditambahkan dengan barang apa aja yang akan masuk. Misalnya kulkas, mesin cuci, dan lainlain. Jadi, di mana pun semua dimaksimalkan untuk menaruh barang. Sebisa mungkin tidak ada barang dari kos yang tidak muat,” ucap Fredi.

Tak heran, banyak area penyimpanan di setiap sudut apartemen ini. Belakang sofa

bed, area Tv, dinding, semuanya dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan. Bahkan, pembatas kamar tidur dan ruang Tv juga dimanfaatkan sebagai lemari. “Daripada hanya bidang dinding kosong lebih baik dibuat lemari. Jadi lemari ini juga berfungsi sebagai dinding,” tutur Fredi.

“Setelah dia pindah ke sini hampir semua barangnya masuk. Tidak ada space kosong. Jadi, tujuannya ingin banyak storage supaya maksimal. Jangan terlalu berlebih dan jangan terlalu kurang,” ucap Fredi menambahkan.

BerSiaSat dengan ukuran

Apartemen yang kecil membuat Fredi harus pintar-pintar mencari ukuran furnitur yang pas. Untuk tempat tidur misalnya, Fredi memutuskan untuk menggunakan kasur dengan ukuran 140cm sehingga area ruang tidur yang tersisa dapat digunakan untuk

wardrobe dan meja rias. Begitupun pada area dapur. Atas dasar pertimbangan luas dapur yang hanya berukuran 2m x 2m, maka Fredi memutuskan untuk membuat dapur multifungsi, yang mejanya dapat dibuka kalau hendak digunakan dan dilipat jika tak dibutuhkan. Mesin cuci pun diletakkan di sini. Tak lupa, di sini Fredi juga menambahkan banyak

storage untuk membuat dapur terlihat lebih rapi.

Punya banyak barang, seperti Nency, tak selamanya salah. Yang penting, desain hunian Anda bisa mewadahi dan menyimpan semua barang Anda.

LUAS UNIT: 28M2

TEKS SHINTA LESTARI shintalestari1402@gmail.com

FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Rolling blind digunakan untuk memberi sekat antara ruang keluarga dan dapur sehingga jika digunakan sebagai ruang tidur, sang pengguna masih merasakan privasi walaupun ia berada dekat dengan dapur.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.