Renovasi Bertahap Mulai RP11 Jutaan

Dapur • Kamar Tidur • Kamar Mandi • Ruang Servis • Carport

Rumah - - Halaman Depan - TEKS EMILIA NURIANA emilianuriana@gmail.com

K ebanyakan rumah yang disediakan pengembang saat ini berdiri di lahan yang terbatas. Karena keterbatasan lahan, ruang-ruang yang dibuat pengembang jadi ala kadarnya, bahkan ukurannya di bawah standar. Alhasil, kita sebagai penghuni rumah merasa tidak nyaman tinggal di dalamnya. Rasa tidak nyaman inilah yang kemudian membuat orang ingin segera melakukan renovasi.

Renovasi bukan hal aneh bagi konsumen yang membeli rumah tipe 36m2, 45m2, dan 60m2, dari pengembang. Tidak lengkapnya ruang yang mendukung aktivitas keseharian menjadi alasan utama mereka merenovasi. Contoh paling nyata adalah di rumah tipe ini tidak terdapat dapur. Jika ada, lokasinya di luar dan dibuat seadanya. Begitu juga ruang tamu yang dipaksa menyatu dengan ruang keluarga, padahal ukuran ruangnya sangat kecil.

Belum lagi jika menyangkut jumlah keluarga. Bagi keluarga muda yang belum memiliki anak, rumah tipe 36m2 atau 45m2 mungkin masih nyaman-nyaman saja. Tetapi, bagaimana jika sudah memiliki anak dan mulai beranjak besar? Renovasi menjadi harga mati. Jika tidak, maka kenyamanan sulit terwujud.

Biaya Renovasi Tak MuRah

Salah satu kendala terbesar dalam merenovasi adalah dana. Di situasi ekonomi yang tidak kondusif ini, biaya yang diperlukan untuk merenovasi rumah tidak sedikit. Apalagi, jika Anda yang baru membeli rumah, lalu langsung berniat merenovasi. Pastinya, Anda harus memiliki dana ekstra. Jika tidak, jangan berharap renovasi terwujud.

Bagi yang memiliki dana, Anda tetap dituntut cermat dalam menghitung semua biaya. Jangan sampai, Anda kehabisan biaya di tengah jalan. Renovasi yang berhenti seketika, lalu dilanjutkan lagi di kemudian hari ketika uang sudah ada, berisiko. Apalagi, jika berhentinya di proses pengerjaan yang tidak tepat. Misal, uang habis ketika sebagian atap belum tertutup. Jika dibiarkan terbengkalai, ada kemungkinan bangunan tersebut rusak dan mengganggu kenyamanan Anda.

Agar tidak terjadi hal tersebut, sebaiknya lakukan perencanaan yang matang sebelum Anda melakukan proses renovasi. Idealnya, jika Anda memiliki dana yang cukup, renovasi dilakukan 1 kali. Tetapi, jika dana Anda terbatas, Anda bisa melakukan renovasi secara bertahap yang terencana dengan baik. Renovasi bertahap dengan perencanaan matang ini dapat menekan kerusakan bangunan karena setiap tahapannya sudah direncakanan.

TenTukan Ruangan PRioRiTas

Jika Anda berencana ingin melakukan renovasi bertahap, Anda tidak perlu memiliki dana sejumlah total renovasi. Anda cukup menyiapkan dana per tahap renovasi. Ini yang membuat renovasi bertahap menjadi solusi bagi Anda yang memiliki dana terbatas. Anda bisa membagi tahapannya sesuai kebutuhan: bisa renovasi 2 tahap, 3 tahap, bahkan 4 tahapan. Idealnya, jarak waktu antar-tahapannya tidak lebih dari 2 tahun.

Saat melakukan renovasi bertahap Anda wajib memiliki gambar final sehingga bisa dibuat tahapannya. Jadi, Anda sudah tahu kebutuhan ruang apa saja yang ingin Anda wujudkan di kemudian hari. Sebaiknya, Anda tetap memikirkan skala prioritas saat menentukan ruang. Idealnya, buat skala prioritas berdasarkan kebutuhan semua penghuni rumah. Kebutuhan ini tidak hanya menyangkut saat ini, tetapi kebutuhan yang akan datang.

Untuk rumah tipe 36m2, 45m2, dan 60m2, ada beberapa ruangan yang biasanya menjadi fokus dalam renovasi bertahap. Ruang itu adalah dapur, kamar mandi, kamar anak, area servis, dan

carport. Di rubrik Laporan Utama ini, RUMAH akan mengajak Anda menelusuri bagaimana melakukan renovasi bertahap beserta tip-tip menarik soal renovasi 5 ruang yang disebutkan di atas. Mari kita simak!

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.