Bangun Rumah Instan Tak Sampai 12 Jam

Dengan teknologi Rumah Instan Sehat dan Sederhana (RISHA), rumah baru dapat berdiri kokoh hanya dalam hitungan jam.

Rumah - - Halaman Depan - TEKS EMILIA NURIANA emilianuriana@gmail.com FOTO EMILIA NURIANA

S ebuah rumah dibangun dalam hitungan jam? Rasanya tidak mungkin! Untuk membangun rumah tipe 36m2 saja, proses pembangunannya membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum rumah siap huni. Bagaimana tidak, proses membangun rumah terdiri dari tahapantahapan yang panjang dari mulai mengukur lahan, membuat bekisting, fondasi, dinding, struktur bangunan, kusen, hingga memasang struktur atap beserta penutup atapnya.

WaKtu PengaRuHi Biaya

Proses yang panjang bukan hanya membuat rumah lama dihuni. Proses yang panjang akan memengaruhi besarnya biaya yang dikeluarkan untuk membangun rumah, khususnya menyangkut biaya upah pekerja. Walau terlihatnya sederhana, biaya tukang biasa senilai Rp90.000 dan tukang ahli Rp130.000 per harinya, tetapi jika dikalikan dengan jumlah hari maka nominalnya akan semakin banyak. Apalagi, tukang biasa dan ahli yang dibutuhkan dalam membangun sebuah rumah jumlahnya banyak. Tentunya, ini akan semakin memengaruhi biaya keseluruhan.

KaBaR MeMBaHagiaKan!

Di situasi ekonomi yang tidak kondusif ini, sebuah kabar membahagiakan datang dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Puslitbang membuat sebuah inovasi merancang rumah dalam jangka waktu yang relatif singkat dengan biaya rendah. Inovasi ini dikenal dengan nama Rumah Instan Sehat dan Sederhana atau disingkat dengan RISHA.

“Rumah berteknologi RISHA bisa jadi solusi pengadaan rumah di Indonesia yang kebutuhan bertambah dari tahun ke tahun,” kata Arief Sabaruddin, Kepala Puslitbang perumahan dan Permukiman Kementrian PUPR. “Semoga dengan adanya RISHA ini, kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia dapat segera terpenuhi,” tambahnya.

Panel-panel yang siap disusun menjadi tembok bangunan

inilah kusen beton inovasi dari indocement yang berkolaborasi dengan panel RiSHa

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.