Rumah Mungil Berkonsep Kontemporer

Ada banyak ide-ide liar nan kreatif yang tertuang di rumah ini. Ide-ide ini muncul tak sekadar mempercantik tampilan rumah, tetapi memiliki aspek fungsional.

Rumah - - Halaman Depan - TEKS IRFAN HIDAYAT irfan@tabloidrumah.com FOTO YANIS RUDOLF

LUAS SEBELUM RENOVASI 85m2 LUAS SETELAH RENOVASI 160m2 LUAS LAHAN 146m2

Niat awalnya simpel, hanya ingin meningkat rumah demi menambah 2 kamar tidur. Tetapi, realisasinya ternyata tidak sesimpel apa yang dipikirkan. Kiranya, itu yang dirasakan Realino Harjanto (40) dan Enny Agustina (39), saat merenovasi rumahnya yang berlokasi di Alam Sutera, Tangerang ini.

“Kami pikir kalau menambah 2 kamar, ya tinggal ditingkat saja. Tetapi, ketika proses diskusi dengan Jefry (arsitek), kami baru tahu ada banyak aspek yang harus diperhatikan saat merenovasi rumah seperti pencahayaan, sirkulasi udara,

layout, struktur, hingga bagaimana membuat rumah terlihat menarik. Dan ternyata, itu tidak simpel,” ucap Enny yang menggunakan jasa arsitek Jefry Sanjaya Putra dari konsultan desain bernama JS&Parchitect.

Ya, sebagai arsitek, Jefry tidak ingin membuat karya “asal jadi, asal dibayar”. Ia memiliki tanggung jawab terhadap apa yang ia desain. “Prinsipnya, selain tampilannya menarik, rumah harus nyaman, menunjang aktivitas dan kebutuhan, serta fungsional,” ucapnya. Jefry juga memiliki pakem desain sendiri bahwa semua ruang yang dirancang harus berhubungan langsung dengan ruang luar (ada jendela dan lubang ventilasi) agar pencahayaan dan sirkulasi udara di tiap ruang maksimal.

ApApun SelAlu DiDiSkuSikAn

Proses desain rumah ini memakan waktu 4 bulan. Lamanya proses desain dikarenakan banyak ide yang tercetus selama proses diskusi. “Saya sebagai arsitek punya ide dan prinsip sendiri dalam mendesain. Begitu juga Bu Enny dan Pak Realino yang punya banyak ide dan ingin dituangkan ke dalam rumah ini. Dan saya harus bisa mengakomodasi semua keinginan dan kebutuhan,” ucap Jefry.

Saat proses desain, diskusi antara pemilik dan arsitek menghasilkan beberapa poin penting. Untuk lantai satu, tetap mempertahankan sebagian besar bangunan asal, sehingga tidak perlu melakukan pembongkaran total. Ruang tidur utama pindah ke lantai atas dan ruang ini berubah jadi ruang keluarga. Ada perluasan di kamar tidur anak. Taman belakang harus ada walau ukurannya lebih menyempit. Kamar pembantu jadi perluasan dapur. Sementara itu, di lantai dua akan ditambahkan kamar tidur utama, kamar anak, kamar mandi, kamar pembantu, dan ruang servis.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.