Mona Ratuliu

“Rumahku Hemat Energi”

Rumah - - Halaman Depan - TEKS SELVIA MARTIANI selvi@tabloidrumah.com FOTO ENG NAFTALI

Sembilan tahun yang lalu, pasangan artis Mona Ratuliu (33) dan Indra Brasco (41) dibuat jatuh cinta pada pandangan pertama oleh sebuah rumah 2 lantai di bilangan Cipete, Jakarta Selatan. Pasangan yang sudah menikah selama 13 tahun ini merasa cocok dengan konsep dan desain rumah yang diusung. Terlebih, lokasinya sangat strategis dan dekat dengan tempat kerja Indra saat itu.

Awalnya, Mona hanya ingin mencari rumah yang simpel dan bisa menunjang kebutuhannya sebagai seorang ibu rumah tangga yang baru memiliki anak. Beruntung, rumah ini menawarkan lebih dari keinginan Mona. Selain luas, rumah ini didesain dengan indah. Pemilik rumah sebelumnya adalah seorang arsitek dan desainer interior, sehingga saat dijual rumah tersebut sudah didesain dengan konsep yang baik. Tak berpikir dua kali, Mona dan Indra langsung menjadikan rumah ini sebagai tempat berlindung untuk keluarga kecil mereka.

“Karena pemilik lamanya adalah seorang arsitek dan desainer interior, jadi sebelum dijual sudah didesain dengan konsep yang kayanya diramalkan jadi desain rumah masa depan. Makanya, aku kaget juga sih waktu melihat ini, karena desainnya kekinian banget,” ujar artis yang populer lewat sinetron Pelangi di Matamu ini.

Lapang dan Terbuka

Mengusung konsep terbuka, hunian ini tidak banyak menggunakan partisi sehingga setiap ruang dibuat “plong” menuju area taman belakang. Konsep inilah yang membuat pasangan ini jatuh cinta. Begitu masuk ke dalam rumah, sebuah ruang galeri sekaligus foyer langsung menarik perhatian. Kita akan dibawa menyusuri ruang waktu untuk mengikuti perjalanan kasih dan karir mereka. Ubin tegel kunci bernuansa batu alam semakin menambah kesan nostalgia di ruang ini.

Beranjak ke ruang keluarga sekaligus ruang tamu, permainan detail interior di ruang ini sangat apik. Panel dinding dengan

sentuhan serat kayu alami berpadu furnitur berbahan kulit membuat ruang keluarga ini menjadi lebih hangat. Tak hanya itu, kehadiran jendela besar-besar dengan sistem geser membuat intensitas cahaya yang masuk dapat diatur dengan cara mudah. Tinggal digeser saja.

“Kalau pemilihan furnitur di rumah ini lebih banyak Indra yang memutuskan. Umumnya didominasi bahan kulit biar terkesan maskulin dan bagi aku juga enggak repot karena mudah dibersihkan,” tutur Mona.

RuaNg FavoRit

Tanpa pintu, ruangan menyambung langsung ke area ruang makan sehingga kegiatan di kedua area itu tidak terbatasi. Ruang makan menjadi ruang favorit Mona dan keluarga. Pasalnya, di ruang ini segala aktivitas dilakukan mulai dari belajar, mengobrol, hingga makan bersama. Bagian atas ruang makan adalah area void dari lantai 2, sehingga plafonnya menyatu dengan plafon lantai atas.

Tepat di hadapan ruang makan, sebuah pelataran taman luas menjadi pemandangan yang menenangkan. Banyaknya bukaan membuat sepoi-sepoi angin dan paparan cahaya alami matahari dapat dengan leluasa memasuki hunian. Hal inilah yang membuat pasangan ini menyebut rumah mereka, rumah hemat energi.

“Di ruang keluarga dan ruang makan ini kita jarang menggunakan AC karena sudah ada angin dari luar dan ruangan pun sudah cukup terang karena dapat sinar matahari yang cukup. Jadi kami enggak banyak pakai lampu dan AC. Hemat, kan?” ujarnya sambil tersenyum.

Konsep ruang yang serbaterbuka membuat segala aktivitas yang dilakukan ketiga anaknya, Davina Syafa Felisa (12), Barata Rahadian Nezar (6), dan Syanala Kania Salsabila (3) dapat terpantau dengan baik. Hal ini membuat Mona berkesimpulan, tidak hanya hemat energi, rumahnya pun ramah dan aman untuk anak.

area ruang keluarga yang disusupi cahaya alami dari jendela geser yang unik. panel dinding berserat kayu memberi kesan hangat pada ruangan ini.

ruang makan yang menjadi ruangan inti dari hunian ini, karena kebanyakan aktivitas dilakukan di ruangan ini.

ruang galeri sekaligus

yang berisi memorabilia perjalanan karir dan kasih pasangan yang telah menikah selama 13 tahun ini.

pemandangan mini bar dari lantai atas.

Pekarangan yang luas dengan nuansa hijau yang pekat menjadi penerima tamu yang menyenangkan di rumah ini.

Dapur menjadi salah satu tempat Mona memanjakan keluarganya. Walau tak sering memasak, tetapi Mona akan menyempatkan diri untuk membuat makanan kesukaan anak dan suaminya.

area bar kecil yang dibalut dalam sentuhan warna putih.

Kamar tidur Davina berada di lantai 2. Nuansa merah muda membuat suasana ruang terkesan lebih feminin.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.