MeredaM “Marahnya” si Jago Merah

Di edisi lalu RUMAH telah membahas bagaimana mencegah kebakaran yang disebabkan oleh kompor gas. Kali ini akan dibahas pula bagaimana mengatasi kebakaran yang tak dapat dicegah dan terlanjur terjadi.

Rumah - - Rumah Sehat - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com

Kompor atau tabung gas meledak di rumah Anda? Tak perlu panik. Menjinakkan api akibat ledakan kompor atau tabung gas yang selalu jadi momok menakutkan semua penghuni, sebetulnya sederhana saja jika bisa dihadapi dengan tenang dan tidak panik.

Jika kebakaran terjadi, Anda hanya mempunyai waktu yang singkat untuk berpikir dan menyelamatkan diri atau memadamkan api. Telat sedikit, api pun siap melahap tempat tinggal Anda. Sebelum semuanya terjadi, Anda dapat melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan diri serta rumah dari kerugian besar akibat kebakaran.

Meski musibah kebakaran dapat terjadi tanpa diduga, minimal Anda perlu tahu bagaimana cara mengatasinya. Sebelum petugas pemadam kebakaran datang, ada baiknya Anda juga memiliki pengetahuan tentang kebakaran sebab kebakaran yang ditangani sedini mungkin akan mengurangi dampak dan kerugian yang ditimbulkan.

Salah satu petugas pemadam kebakaran suku dinas Jakarta Timur, Irwanto mengatakan bahwa sangat penting penghuni memiliki teknik dan keterampilan tentang tata cara menanggulangi kebakaran, minimal bila terjadi ledakan kompor atau tabung gas di rumah mereka, meski hal ini tidak pernah diharapkan. Berikut ini adalah sejumlah trik yang mungkin bermanfaat jika kebakaran melanda rumah Anda. Padamkan api sebisa mungkin. Pada kasus kompor gas yang terbakar, Anda dapat menggunakan karung atau kain yang telah dibasahi oleh air. Api terdiri atas 3 unsur, yaitu unsur benda, udara, dan panas. Dengan menggunakan kain atau karung unsur udara hilang. Kain dan karung basah tersebut menutup pori-pori sehingga mencegah udara masuk. Jangan sekali-kali menyiram air ke atas kompor yang terbakar. Cara ini tidak akan memadamkan api, namun sebaliknya, justru akan memperluas daerah yang terbakar. Bila Anda terkurung asap, usahakan berjalan di bawah asap dengan posisi merangkak. Pasalnya, berat jenis asap lebih ringan dari udara sehingga asap akan memenuhi bagian atas ruangan. Jangan lupa, tutup mulut dan hidung dengan kain. Penyebab jatuhnya korban yang terbanyak adalah karena menghisap banyak asap, bukan akibat terbakar api. Jangan bersembunyi di kamar mandi. Pasalnya, jika api membesar dan kamar mandi kering, air akan mendidih. Banyak kejadian membuktikan bahwa korban tewas banyak ditemukan di dalam kamar mandi atau dalam posisi berendam di dalam bak air. Tutup ruangan yang terjadi kebakaran agar tidak menjalar ke ruang lain tetapi jangan dikunci, untuk memudahkan jika akan memadamkan kobaran api. Bila api tak kunjung padam, utamakan keselamatan diri Anda. Segera hubungi dinas pemadam kebakaran dengan menekan nomor 113. Berikan informasi dengan sejelas-jelasnya, seperti apa yang terbakar dan di mana lokasinya. Ini dimaksudkan agar petugas dapat mengirimkan unit pemadam yang sesuai dengan kejadian. Pasalnya, penanganan musibah kebakaran berbeda satu sama lain. Jika Anda mengalami luka akibat terbakar, secepatnya dinginkan dengan es batu atau disiram air mengalir atau air yang ditambah garam sambil menunggu penanganan dari tenaga medis.

SEGERA HUBUNGI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DENGAN MENEKAN NOMOR 113.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.