Merawat taBulaMpot

Rumah - - Eksterior -

Ini dia langkah perawatan agar tabulampot rajin berbuah!

1. Pemangkasan

Tabulampot memiliki ciri khas tidak terlalu tinggi dibanding tanaman buah yang ditanam di tanah. Untuk itu, Anda harus melakukan pemangkasan secara rutin agar tabulampot tidak menjulang tinggi. Sebaiknya, pemangkasan dilakukan setelah tabulampot selesai berbuah. Pemangkasan juga diperlukan agar tabulampot lebih cepat berfotosintesis karena daun baru yang bermunculan. Cara pemangkasan yang dianjurkan adalah sebagai berikut.

Pilih ranting yang sudah panjang dan sehat dan potong setengah

bagian.

Buang 3-4 daun teratas agar tanaman terangsang untuk

membentuk tunas baru.

2. Pemupukan

Disarankan untuk selalu menggunakan pupuk organik. Pupuk organik biasanya dicampurkan saat tabulampot baru ditanam. Untuk perawatan, berikan kembali pupuk organik setiap bulannya. Pemberian pupuk kimia juga disarankan namun jangan terlalu banyak. Pupuk kimia yang terlalu banyak akan membuat tanah mengeras dan mematikan unsur hara alami di dalamnya.

3. Penggantian Media Tanam

Setiap 6 bulan sekali ganti media tanam. Penggantian ini dilakukan agar tabulampot mendapatkan nutrisi baru dari media tanam yang baru. Media tanam tabulampot biasanya campuran antara tanah dan sekam dengan perbandingan 1:1. Mengganti media tanam juga bisa dibarengi dengan penggantian pot. Sesuaikan ukuran pot dengan ukuran tanaman agar akar dan batang bisa tumbuh dengan lebih baik.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.