HaDaPi musim hujan

Memasuki musim hujan, berbagai masalah pada rumah kerap datang menghampiri. Cegah sebelum terlambat agar rumah bebas masalah!

Rumah - - Rumah Sehat - TEKS

ujan telah tiba! Saat musim ini datang, merawat rumah merupakan hal yang harus Anda lakukan. Bila Anda tak siap menghadapi musim penghujan, jangan heran jika permasalahan seperti atap bocor, dinding lembap, dan lantai rembes akan mengintai rumah Anda.

Semua masalah tersebut sebenarnya dapat Anda cegah dengan beberapa cara. Namun, bila sudah terlanjur terjadi, Anda juga dapat mengatasinya dengan beberapa cara agar Anda tak harus terganggu dengan air hujan yang masuk ke dalam rumah.

Walaupun hujan mampu membuat udara di rumah menjadi lebih sejuk, hujan deras yang turun secara terus-menerus berpotensi menimbulkan beberapa kerusakan pada rumah Anda. Simak persiapan berikut ini agar saat musim hujan pun Anda dapat berlindung dengan nyaman di dalam rumah.

agar DinDing Tak LembaP

Salah satu masalah yang sering muncul saat musim hujan adalah rembes pada dinding. Menurut Faisal, kontraktor bangunan dari Bangun Jaya Mandiri, banyak penyebab dari permasalahan ini. Misalnya ialah aliran air yang berasal dari hujan tidak langsung mengalir ke talang; tingkat kelembapan yang tinggi di sekitar dinding; atau proses pengacian yang belum kering.

Permasalahan di atas sebetulnya dapat diatasi. Hal pertama yang harus Anda lakukan ialah menemukan sumber rembesan pada dinding tersebut. Rembesan dapat berasal dari dinding luar dan berhubungan dengan air. Jika rembesan berasal dari retakan dinding maka retakan itu harus ditutup dengan menggunakan semen. Setelah retakan tertutup maka berikan lapisan waterproof. Lapisan kedap air itu mencegah air merembes ke dinding.

Agar dinding rumah Anda terhindar dari “bencana” rembesan ini, Anda dapat melakukan hal preventif, di antaranya dengan memperhatikan komposisi campuran semen yang harus sesuai. Untuk kedap air, gunakan campuran 1:2 dengan campuran air yang tidak berlebihan atau kekurangan. Sebagai pencegahan, gunakan lapisan WATERPROOfiNG atau DAMPROOfiNG (lembap). Tutup dan berikan WATERPROOF pada bagian dinding yang berpotensi rembes.

Cegah aTaP boCor

TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com

Masalah kebocoran pada atap merupakan masalah yang kerap ditemui di rumah saat musim hujan tiba. Atap menjadi hal yang penting untuk diperhatikan mengingat fungsinya sebagai penghalang utama dari sinar matahari dan derasnya air hujan. Untuk itu, lakukanlah pemeriksaan secara rutin, apakah ada retak-retak, perlukah genting yang lama diganti, atau adakah kayu pada atap yang mulai lapuk.

Apabila ditemukan retak pada atap, Faisal menyarankan untuk menggunakan pelapis antibocor( WATERPROOfiNG ) pada setiap sambungan dan titik pertemuan antar material pada atap. “Kalau sudah parah, sebaiknya pakai ALUMUNIUM FOIL ukuran 1—2mm untuk plafon dan gentingnya,” ujar Faisal. Plafon yang dibiarkan lembap gara-gara rembesan air, lama-lama bisa lapuk dan rubuh. Selain dapat membahayakan, biaya perbaikannya pun jadi lebih mahal.

PerhaTikan saLuran

Periksa saluran air limbah di depan rumah Anda. Bersihkan kotoran yang ada di dalamnya agar air tidak tersumbat dan menyebabkan banjir. Lihatlah saluran pembuangan rumah Anda untuk memastikan bahwa air hujan dapat mengalir dan tak kembali ke rumah Anda.

Perhatikan juga apakah ada banyak butiran kecil tanah liat mengumpul di sana. Butiran tanah liat di selokan adalah tanda bahwa atap mulai lapuk. Selain itu, waspada naiknya air dari saluran air dan selokan. Pastikan saluran air dan selokan bebas dari sampah atau tanah yang menumpuk.

keTinggian LanTai

Perhatikan ketinggian lantai di rumah Anda. Lantai dalam rumah sebaiknya lebih tinggi daripada lantai teras. Usahakan jangan menggunakan lantai INDOOR untuk ruangan outdoor. Agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah saat musim hujan, level bagian dalam rumah harus lebih tinggi dibandingkan level jalan. Gunakan keramik yang permukaannya tidak licin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti jatuh terpeleset.

PaDamkan LisTrik

Berhati-hatilah pada instalasi listrik di rumah Anda. Pastikan kabel-kabel listrik di rumah Anda tidak berserakan dan tidak terbuka. Genangan air yang terjadi karena kebocoran di dalam rumah pun berpotensi mengalirkan arus bocor listrik pada penghuni rumah. Selain itu, jika hujan yang tidak kunjung berhenti membuat rumah Anda banjir, bahkan masuk ke dalam dan hampir mendekati stop kontak, segera padamkan listrik rumah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.