Cikarang

DIKEPUNG HUNIAN MURAH NINGGA MEWAH

Rumah - - Halaman Depan - TEKS EMILIA NURIANA emilianuriana@gmail.com FOTO AKHMAD MAULANA

Cikarang sangat terkenal sebagai kawasan industri dengan berbagai pabrik yang beroperasi di sana-sini. Tetapi, lihatlah kini. Tak hanya pabrik yang menghias wajah Cikarang. Kawasan ini menggeliat hebat dalam urusan pembangunan di sektor properti. Para pengembang besar berlomba mendirikan kawasan komersial serta hunian di kawasan yang masuk wilayah kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ini. Lalu, apa yang membuat Cikarang semakin berkembang?

Ferry Salanto, Associate Director Research Service dari konsultan properti Colliers International Indonesia, mengatakan bahwa keberadaan pabrik-pabrik di Cikarang memang menjadi pemicu berkembangnya wilayah ini. Pada awalnya, kawasan Cikarang hanya diperuntukkan sebagai kawasan industri. Tapi kini, perkembangan Cikarang sedang bergeser ke sektor properti karena permintaan akan hunian dan fasilitas penunjang lainnya meningkat.

Harga Terus Naik

Tidak dipungkiri, fenomena ini juga dibarengi dengan alasan ekonomis dari para pengembang kawasan industri. Pengembang tersebut akan mendapat keuntungan lebih dari pembangunan kawasan komersil dan hunian daripada membangun pabrik untuk industri saja. Strateginya, para pengembang biasanya menyisakan lahan terbaiknya untuk dijadikan kawasan komersil dan hunian. “Biasanya lahan terbaik atau

prime ini terletak di bagian depan,” ucap Ferry.

Contohnya, proyek Orange County dari pengembang Lippo Group, yang sudah lama mengelola wilayah di Cikarang. Kini, di bagian terdepan lahan miliknya, Lippo sedang mengembangkan proyek berbentuk mixed use. Proyek ini rencananya akan menyajikan beragam fasilitas dalam satu kawasan. Fasilitas tersebut adalah mulai dari apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, hingga hotel. Dalam proyek ini, Lippo menggandeng Mitsubishi Corporation dari Jepang untuk menghadirkan fasilitas berstandar internasional.

Dengan semua perkembangan yang terjadi, harga tanah di kawasan Cikarang pun turut naik dari tahun ke tahun. Kepala riset properti dari konsultan properti Savills Indonesia, Anton Sitorus mengatakan, bahwa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir terjadi kenaikan harga tanah di Cikarang. “Kenaikannya antara 20—30% tiap tahunnya,” kata Anton.

MeNyasar WNa

Banyaknya perusahan asing yang mendirikan pabrik di Cikarang membuat kawasan ini ramai dikunjungi para ekspatriat atau warga negara asing (WNA). Menurut Anton, keberadaan para ekspatriat ini turut memberi pengaruh pada perkembangan properti di Cikarang. “Jenis properti yang dibangun kini diutamakan berstandar internasional. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para ekspatriat tersebut,” ucap Anton.

Senada dengan Anton, Ferry juga membenarkan bahwa warga negara asing jadi pemicu kawasan Cikarang semakin berkembang. Alasannya, dengan keberadaan apartemen serta hotel berstandar internasional para ekspatriat yang bekerja di Cikarang akan lebih nyaman ketika beraktivitas. “Mereka tidak perlu jauh-jauh mengadakan

meeting di Jakarta jika di Cikarang saja sudah tersedia hotel berbintang,” kata Ferry.

Jika ditelisik lebih dalam, proyek-proyek berstandar Internasional di Cikarang banyak menggandeng pengembang asal negeri sakura, Jepang. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Banyaknya warga negara Jepang yang beraktivitas di daerah industri Cikarang membuat para pengembang memanfaatkan situasi ini.

Misalnya saja apartemen Axia di Cikarang Selatan. Apartemen ini merupakan proyek kolaborasi 2 pengembang asal Jepang, yaitu Tokyu Land dan Toyota Housing

di Indonesia. Apartemen ini menawarkan konsep apartemen servis atau apartemen yang khusus untuk disewakan. Hal ini dilakukan karena investor asal Jepang—sebagai sasaran utama apartemen ini—lebih suka tinggal di apartemen yang bisa disewa dalam kurun waktu beberapa tahun saja.

Contoh lainnya ada pada proyek mixed use Orange County yang rencananya akan menghadirkan sekolah dan rumah sakit berstandar Jepang. Menurut Ferry hal ini masih erat kaitannya dengan banyaknya warga Jepang yang menghuni Cikarang. “Banyak warga Jepang yang enggan menyekolahkan anaknya di sekolah internasional biasa. Jika hadir sekolah berstandar Jepang maka mereka akan semakin nyaman,” ujar Ferry.

Rumah muRah Juga aDa

Selain apartemen, di Cikarang terdapat perumahan mewah, seperti Jababeka 1 dan 2. Di perumahan ini menyediakan rumah-rumah mewah dengan harga rata-rata di atas Rp1 milyar. Untuk tipe rumahnya, kebanyakan sudah di atas 90m2. Melihat perkembangan apartemen dan banyaknya perumahan mewah, tak heran jika Cikarang sudah naik level.

Walau begitu, bagi Anda yang mencari hunian murah, tak perlu berkecil hati. Cikarang masih menawarkan banyak perumahan kecil dan murah. Perkembangan properti di Cikarang rupanya tidak melulu jenis properti untuk kalangan atas. Di antaranya, perumahan Citaville di Cikarang Timur dan cluster The Valley di Perumahan Cifest Hills. Rata-rata perumahan tersebut menawarkan rumah tipe klaster seharga Rp300 jutaan. Selain itu, di Cikarang juga terdapat rumah murah bersubsidi.

Dengan lengkapnya pilihan jenis properti di Cikarang, tentunya akan membuat wilayah ini akan semakin berkembang ke depannya. Fasilitas serta infrastruktur wilayah Cikarang yang kini terus dibenahi juga akan membuat wilayah ini berpotensi menjadi sebuah kota mandiri dengan segala kelengkapan fasilitasnya. Jadi, tertarik tinggal di Cikarang?

Cikarang masih menawarkan banyak perumahan kecil dan murah. Perkembangan properti di Cikarang rupanya tidak melulu jenis properti untuk kalangan atas.

Jababeka sebagai salah satu pengembang yang mengelola sebagian besar lahan di Cikarang.

Suasana jalanan di Cikarang utara yang

belum tersentuh proyek-proyek besar.

pintu tol Cikarang Barat.

proyek mixed use range County yang

masih dalam tahap pembangunan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.