GAYA BARU FURNITUR RASTIK

Meski terlihat “kasar”, furnitur dengan finishing ini semakin banyak digunakan. Gaya baru pun muncul, yakni gaya rastik berwarna dan whitewash.

Rumah - - Halaman Depan - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Tidak hanya penghuni rumah, pemilik restoran pun kini seakan menggandrungi furnitur dengan finishing rastik (rustic) ini sebagai pengisi interior. Kesan alami yang diciptakan memang dapat membawa suasana alam ke dalam rumah. Gurat-gurat alami kayu yang ditimbulkan pun membuat hunian tampak lebih hangat.

Disebut sebagai rastik, furnitur ini memang paling tepat digunakan bila Anda ingin menghadirkan nuansa pedesaan ke dalam rumah Anda. Rastik atau karakter asli sering juga disebut sebagai desain unfinished. Menurut Nurrizka, arsitek dari VA’astu Studio, rastik merupakan istilah untuk furnitur yang di- finishing setengah matang. “Material yang digunakan sering tidak di-finishing agar mengeluarkan kesan natural,” ujarnya.

Rastik identik dengan furnitur kayu berwarna netral yang menonjolkan guratan dan garis-garis kayu alaminya dan finishing- nya khas akan kesan kusam. Tak jarang, rastik seringkali disebut sebagai konsep interior yang “kampungan” karena furnitur yang digunakan biasanya bersifat kasar dan tua, seperti furnitur yang dipakai di pedesaan. Konsep ini membawa kita kembali pada zaman dahulu di mana sebagian besar interior berbahan dasar alami.

Namun, saat ini banyak penghuni yang menggunakan furnitur lusuh” ini di rumahnya. Beberapa restoran pun juga memakai furnitur dengan finishing rastik sebagai elemen interiornya. Selain dapat mengadopsi suasana alam ke dalam rumah, menurut Nurrizka, furnitur tersebut digunakan karena tidak mudah kotor. Jadi, perawatannya pun mudah.

elemen kunci dalam menggunakan desain rastik adalah kayu furnitur dari bongkahan kayu yang tidak diampelas halus. Di era desain go green sekarang ini, rastik sangat tepat diaplikasikan dalam penataan interior sebab Anda dapat menggunakan kayu bekas yang teksturnya dibiarkan terlihat jelas. Misalnya, Anda dapat membeli kayu bekas kapal di salah satu pasar yang terletak di Bali, Pasar Singapadu.

Furnitur rastik juga identik dengan dominasi palet warna cokelat, seperti cokelat kayu atau warna batu bata. Namun sekarang ini, furnitur rastik mulai bergeser ke arah yang lebih berwarna. Tertarik menggunakan furnitur rastik ke dalam rumah Anda?

LOKASI Two SToRieS, JAlAN PAJAJARAN iNDAh 5 No. 1B, BoGoR TiMuR, JAwA BARAT

Furnitur ini berasal dari bongkahan kayu kapal yang dicat ulang dengan berbagai warna, kemudian diampelas sampai terlihat lusuh.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.