SIGAP TANGANI LUKA BAKAR DI RUMAH

Jangan panik bila terjadi kecelakaan di rumah. Atasi dengan pertolongan pertama pada kecelakaan di rumah ini.

Rumah - - Halaman Depan - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com

Banyak kecelakaan di rumah yang diam-diam mengintai Anda dan keluarga. Kecelakaan tersebut merupakan peristiwa tidak terduga yang terjadi begitu saja, tidak mengenal waktu dan tidak mengenal tempat. Bila sudah terjadi, penghuni cenderung akan panik dan tidak tahu harus berbuat apa.

Alih-alih menyelamatkan, keluarga Anda justru akan semakin parah bila tidak ditangani secara cepat. Bila kecelakaan di rumah, seperti jatuh dari tangga, tersetrum, kepeleset di kamar mandi terjadi, jangan khawatir. Memberikan pertolongan pertama merupakan solusi yang tepat yang dapat Anda lakukan. Pelajari cara mengatasi kecelakaan darurat ringan di rumah sebelum memutuskan untuk pergi ke dokter.

Pertolongan pertama pada kecelakanan di rumah sangat penting untuk Anda lakukan. Menurut Dion, dari Safetycode, perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan pertolongan pertama, selain dapat mencegah kondisi yang semakin buruk, pertolongan pertama juga dapat mengurangi rasa sakit dan meminimalisasi tindakan untuk membawa korban ke rumah sakit. Lantas, bagaimana tindakan yang harus Anda lakukan bila terjadi kecelakan di rumah?

tergores Benda tajam

Kecelakaan ini lumrah terjadi pada ibu-ibu yang sedang menyiapkan makanan di dapur. Tergores pisau saat mengiris bahan makanan atau anak Anda terkena gunting saat bermain. Bila luka akibat goresan dari benda-benda tajam tersebut terlalu dalam dan bagian tubuh Anda berdarah, lakukan pertolongan pertama berikut ini. 1. Cuci luka dengan air bersih dan keringkan dengan tisu. 2. Bersihkan luka sampai darah tidak keluar lagi. 3. Basuh luka dengan cairan antiseptik. 4. Bila darah masih mengalir, tekan luka dengan kapas atau kasa selama beberapa menit untuk menghentikan pendarahan. Jika luka tidak terlalu besar, jangan tutup luka tersebut agar cepat kering. Namun, jika luka cukup besar, tutup dengan kasa, kemudian diplester.

Luka Bakar Akibat api

Jangan keburu panik bila si jago merah mengenai bagian tubuh Anda. Lakukan pertolongan pertama berikut ini agar luka tidak melebar ke bagian tubuh Anda yang lain. 1. Matikan sumber luka bakar. Ini merupakan hal yang sangat penting yang harus Anda lakukan. Bila memiliki karung basah, segera gunakan air atau bahan kain basah untuk memadamkan apinya. Bersihkan dan basahi luka dengan air bersih kurang lebih 5-10 menit. Luka bakar akibat apapun, inilah perawatan pertamanya. Kompres dengan air dingin langsung ke daerah kulit yang terbakar. In dapat membantu mendinginkan luka dan mengurangi rasa sakit. Kompres dingin dapat dibuat dengan sepotong kain yang direndam dalam air es. Namun, jangan gunakan es batu untuk mengompres. 4. Oleskan kulit yang terbakar dengan krim atau lotion yang sifatnya sejuk, meringankan rasa sakit, dan panas. 5. Jaga agar lepuhan tidak pecah. Jika lepuhan pecah dengan sendirinya, biarkan kulit terkelupas sendiri, jangan ditarik

agar tidak infeksi.

terBaKar Karena ListriK

Tersengat listrik atau tersetrum juga biasa terjadi di rumah. Bila terjadi, tak jarang dapat menyebabkan luka bakar. Selamatkan diri atau keluarga Anda dari sengatan listrik dengan pertolongan pertama berikut ini. 1. Segera mematikan sumber arus listrik. Sebelum sumber listrik dimatikan, sebagai penolong, Anda sebaiknya jangan dulu menyentuh korban yang tersengat, apalagi jika sumber listrik memiliki tegangan tinggi. Jika sumber arus tidak dapat dimatikan, tarik korban dari listrik menggunakan benda-benda yang tidak menghantarkan listrik, seperti karpet, keset, dan sapu. Jika mengalami luka bakar, buka semua pakaian yang mudah dilepaskan dan siram bagian yang terbakar dengan air dingin yang mengalir untuk mengurangi nyeri. Jika pingsan, tampak pucat atau menunjukkan tanda-tanda syok, baringkan dengan kepala pada posisi yang lebih rendah dari badan dan kedua kakinya terangkat. Jangan memindahkan kepala atau leher jika terjadi cidera tulang belakang. Setelah aman dari sumber listrik, segera lakukan pemeriksaan terhadap fungsi pernafasan dan denyut nadi. Jika terjadi gangguan fungsi pernafasan dan nadinya tidak teraba, segera bawa ke rumah sakit.

KemasuKan Benda asing

Kecelakaan seperti ini sering sekali terjadi pada anak-anak yang tak sengaja menelan benda asing yang tidak biasa di dalam tubuh, seperti duri menusuk dan tertinggal dalam kulit, biji-bijian yang dimasukkan ke dalam hidung telinga, telinga kemasukan serangga, dan saluran napas tersumbat makanan. Atasi dengan pertolongan pertama berikut ini. 1. Bila benda asing tidak terlalu besar, usahakan untuk bersin. Caranya dengan mencium bubuk merica. Jika dengan cara tersebut tidak berhasil segera dirujuk ke rumah sakit. Jangan mengorek atau menyemprot dengan air karena hal ini dapat memperparah keadaan atau benda asing akan semakin dalam. Jika ditemukan benda asing di telinga, misalnya serangga, keluarkan dengan meneteskan minyak mineral (gliserin/ parafin cair) atau obat tetes telinga, kemudian miringkan dan amati benda asing tersebut keluar atau tidak. Bila tidak keluar, jangan melakukan tindakan apapun sebab dapat merusak saluran atau selaput kendang telinga. Untuk benda asing di mata, jangan menggosok-gosok kelopak mata. Bila ada darah segera rujuk ke rumah sakit. Bila debu yang halus, dapat dilakukan dengan membalik kelopak mata, dengan ujung kapas atau sapu tangan yang dibasahi ambil debu yang ada di mata. Duri ikan yang tertancap ditenggorokan dapat diatasi dengan menelan bakpao, atau nasi yang dikepal kemudian ditelan. Bila tidak berhasil rujuk ke rumah sakit.

Nah, pertolongan pertama pada beberapa kecelakaan di atas sangat penting untuk Anda ketahui. Jika Anda atau keluarga Anda tertimpa kecelakaan di rumah, Anda pun dapat dengan cepat melakukan pertolongan. Bila Anda ingin mengetahui lebih banyak bagaimana cara melakukan pertolongan pertama di rumah, Anda dapat mendaftarkan diri Anda beserta keluarga untuk ikut ke dalam pelatihan dari Safetycode. Dengan begitu, bahaya kecelakaan di rumah Anda pun dapat Anda atasi.

Jatuh dari tangga

Penghuni terkadang lalai memerhatikan langkahnya bila berada di tangga. Akibatnya, tak jarang mereka terpeleset dari tangga. Hal ini biasanya menyebabkan adanya benjolan pada bagian tubuh yang terbentur disertai warna kebiruan. Bila terjadi, atasi dengan cara berikut ini untuk meminimalisasi rasa sakitnya. 1. Kompres dingin ke bagian yang benjol agar tidak banyak darah yang merembes ke jaringan. Pengompresan juga akan mengurangi pembengkakan. Kompres selama sekitar 15 menit setiap jamnya pada beberapa hari pertama setelah luka memar timbul. Beri kompres hangat setelah hari kedua. Setelah radang mulai berkurang dengan pemberian kompres dingin, Anda bisa memberikan kompres hangat secara langsung ke luka memar. Kompres hangat akan meningkatkan aliran darah ke jaringan dan mempercepat proses penyembuhan. Jangan berolahraga terlalu keras. Untuk hari pertama dan kedua setelah timbulnya luka memar, hindari olahraga berat karena akan menyebabkan darah terpompa ke seluruh bagian tubuh Anda. Semakin banyak darah yang mengalir melalui luka, akan semakin parah keadaannya. Pijat lembut bagian tubuh yang memar. Gunakan ibu jari Anda untuk memijat lembut bagian luar luka memar. Jangan memijat terlalu kuat karena akan menyebabkan rasa sakit. Pastikan memijat dalam gerakan memutar. Jemur luka memar di bawah sinar matahari. Jika Anda bisa menjemur luka memar Anda selama 10 hingga 15 menit di bawah sinar matahari langsung, radiasi sinar UV akan mulai mempercepat proses penembuhan dan membuat luka memar Anda hilang lebih cepat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.