Bisa!

Kata siapa merenovasi rumah hanya bisa dilakukan di musim kemarau? Di musim hujan pun, Anda tetap bisa melakukannya.

Rumah - - Laporan Utama - TEKS&ILUSTRASI

IRFAN HIDAYAT irfan@tabloidrumah.com usim hujan selalu dianggap kendala bagi pemilik rumah yang ingin merenovasi huniannya. Alasannya pun beragam. Pertama, khawatir tukang tidak efektif dalam bekerja, sementara biaya kerja mereka tak bisa dikurangi. Kedua, bingung karena tempat penyimpanan barang tidak sebebas saat musim panas. Ketiga, area kerja tukang terbatas. Keempat, hasil pekerjaan tidak maksimal. Kelima, biaya keseluruhan dikhawatirkan akan membengkak banyak.

Andriferik, ST, IAI, arsitek dan pemilik konsultan desain Andiferik Arsitek, menerangkan bahwa benar jika musim hujan dapat menjadi masalah dan mengganggu proses membangun renovasi. “Tetapi, bisa juga tidak,” ucap Andri. Ia mencontohkan untuk proses membangun rumah. Jika bangunan sudah mencapai pekerjaan atap dan selesai sempurna, lalu musim hujan datang, proses pembangunan seharusnya masih bisa berjalan sesuai rencana.

Begitu juga dengan renovasi. “Jika hanya merenovasi bagian dalam rumah dan bukan renovasi yang besar (renovasi sedang dan kecil), seharusnya bisa. Kalau merenovasi bagian luar rumah seperti mengganti atap, meningkat, mengubah fasad, disarankan untuk menunggu musim panas saja,” ucap Andri. Lantas, renovasi apa saja yang bisa dilakukan saat musim hujan?

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.