Air Tanah Tercemar, Kok Bisa?

Rumah - - Rumah Sehat - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com

elum lama ini, Jakarta dihebohkan dengan berita pencemaran air di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Beredarnya kabar tercemarnya air di PIK sontak membuat masyarakat serta pengusaha restoran cemas. Masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut mengeluhkan kualitas air bersih di tempat tinggal mereka sebab air PAM di tempat tinggal mereka berwarna kuning dan berbau selokan.

Mendengar kabar tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama pun tak tinggal diam. Ia menyarankan agar pengelola perumahan dan masyarakat di sana menerapkan teknologi penyulingan air agar mendapat air berkualitas bagus. Pria yang kerap disapa Ahok tersebut memerintahkan PAM Jaya untuk menganalisa kasus tercemarnya air di PIK. Ternyata, masalah itu bersumber dari sistem pengolahan air.

Pengelola PIK sendiri pun nampaknya sudah merespons hal ini. Seperti yang dikutip Kompas, Residential Estate Director Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, mengatakan, penyebab keruhnya air ialah musim kemarau yang panjang. Sumber air baku yang digunakan oleh perusahaan di Rawa Buaya mengering. “Karena mengering, air laut merembes ke darat,” kata dia.

Ia menambahkan, kendati keruh, air itu tak tercemar oleh logam berat atau bakteri E. coli. Ia mengklaim sudah mengujicobanya di laboratorium. Berdasarkan hasil laboratorium Sucofindo, sumber air sudah layak konsumsi dan aman bagi kesehatan. Bila berkaca pada kasus di PIK, bukan hal yang tidak mungkin bila air tanah di rumah Anda pun juga sewaktu-waktu akan tercemar. Lantas, mengapa air tanah bisa tercemar?

dari tempat penampungan sampah melalui proses pencucian oleh air hujan.

Biasanya, disebabkan oleh rancangan septic tank yang tidak memadai dan tak mengikuti standar.

yang tidak segera ditanggulangi.

seperti deterjen,yang menggenang langsung di tanah. mengingat kemungkinan pembuangan limbah kimiawinya langsung menyusup dan bercampur dengan air tanah. dalam satu waktu yang singkat tanpa disertai proses pengembalian air ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan konsentrasi bahan pencemar terlarut dalam tanah semakin pekat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.