KONSEP UNIK! APARTEMEN KHUSUS WANITA

Memiliki konsep berbeda dari apartemen pada umumnya, apartemen ini berusaha memenuhi kebutuhan hunian yang eksklusif bagi para wanita.

Rumah - - Halaman Depan - TEKS EMILIA NURIANA emilianuriana@gmail.com

“Pria dilarang masuk”. Mungkin tulisan inilah yang nantinya akan terpampang di pintu masuk gedung ini. Bukan rumah kos atau asrama, tapi ini adalah apartemen khusus perempuan. Sesuai namanya, apartemen ini cuma boleh dihuni oleh perempuan. Berlokasi di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, apartemen dengan konsep unik ini mulai diperkenalkan. Nama apartemennya adalah Adhigrya Pangestu.

Ferry Ichsan, Marketing Executive apartemen Adhigrya Pangestu, mengatakan bahwa apartemen ini akan segera hadir memenuhi kebutuhan perempuan yang ingin tinggal di sekitar Depok. “Awalnya memang merupakan tempat kos perempuan,” kata Ferry. Namun, karena tingginya minat akan hunian kamar kos tempat kos perempuan di sekitar kampus Universitas Indonesia (UI) dan Gunadarma Depok, muncullah ide untuk membuat apartemen khusus tempat kos perempuan dengan fasilitas yang lebih lengkap dari rumah kos.

Sebelum membangun apartemen ini, pihak pengembang sudah melakukan riset. Dari riset tersebut ditemukan bahwa tiap tahunnya ada 1.000 lebih mahasiswa baru yang masuk ke Universitas Indonesia. Dan jumlah tersebut, sebanyak 60% adalah perempuan. Itu belum termasuk universitas lainnya di sekitar UI, seperti Gunadarma.

Riset juga dilakukan di sebuah apartemen yang ada di Margonda Depok. Riset tersebut menunjukkan bahwa 65% penghuni apartemen tersebut adalah perempuan. “Inilah yang mendorong kami membuat apartemen yang menyasar mahasiswi,” kata Ferry. Ia juga menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan apartemen ini nantinya dihuni oleh perempuan karir yang belum berkeluarga.

Fasilitas Khusus Wanita

Karena khusus untuk perempuan, apartemen ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang spesial untuk perempuan pula. Fasilitas tersebut antara lain kolam renang, salon kecantikan, dan ruang bersantai berupa skylounge. “Semuanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan para wanita,” ujar Ferry.

Soal sistem keamanan bisa

dibilang hampir sama dengan apartemen pada umumnya, yaitu dilengkapi CCTV 24 jam dan akses masuk menggunakan sidik jari. Bedanya, di apartemen ini ada pemeriksaan tamu di area lobi karena tamu pria tidak diperbolehkan masuk ke dalam gedung. “Jika ada tamu pria, kami memperbolehkan masuk di ruang komunal yang digunakan untuk menerima tamu,” kata Ferry. Selebihnya, para laki-laki tidak boleh masuk ke unit apartemen.

Konsep Baru di indonesia

Saat ini, apartemen Adhigrya Pangestu masih dalam proses pengerukan tanah. Proses ground

breaking mulai dilaksanakan akhir Januari lalu. Soal penjualan, Ferry mengakui unit apartemen ini belum banyak yang terjual. Saat ini, baru ada satu konsumen yang membeli satu lantai yang rencananya akan menyewakan kembali unit-unit di lantai tersebut. “Memang belum banyak orang yang mau beli karena kami baru mengadakan pre-launching di bulan Oktober lalu,” kata Ferry.

Ferry juga mengakui kalau konsep apartemen khusus perempuan masih terbilang baru bagi orang Indonesia. Oleh sebab itu, banyak orang yang enggan membeli dengan berbagai pertimbangan. “Orang-orang berpikir bagaimana kalau mereka menikah nanti? Otomatis, mereka tidak bisa tinggal di apartemen ini bersama suami,” ungkap Ferry.

Ferry sangat memahami kekhawatiran para pembeli. Karena itu pula, PT Graha Adi Loka selaku pengembang apartemen ini membuat target pasar khusus untuk penjualan unit apartemennya. Yakni 90% unit dialokasikan untuk para investor atau konsumen yang nantinya berencana menyewakan unit apartemen tersebut dan 10% untuk konsumen end user. “End user tersebut lebih kepada mahasiswi dan karyawati yang beraktivitas di sekitaran Depok,” kata Ferry.

JiKa Keluarga BerKunJung

Lalu bagaimana jika orangtua mahasiswi yang menghuni apartemen ini datang berkunjung? Anda tidak perlu khawatir. Menyiasati hal itu, pengembang sudah memikirkan jalan keluarnya. Pengembang akan membangun

guest house dan pent house yang dikhususkan untuk orangtua atau tamu laki-laki yang ingin menginap.

“Kami sudah memperkirakan kebutuhan orangtua mahasiswi yang biasanya datang disaat-saat tertentu, misalnya saat wisuda,” ujar Ferry. Ia menambahkan, pembuatan guest house dan

pent house ini bertujuan agar memudahkan orangtua mahasiswi sehingga tidak perlu menginap di hotel.

Rencananya, apartemen khusus perempuan ini akan dibangun dalam 1 menara dengan total 551 unit. Karena menyasar mahasiswa, tipe yang ditawarkan apartemen ini seluruhnya adalah tipe studio dengan luas yang beragam. Terdapat 6 pilihan luas unit, mulai dari 25m2 hingga 39m2 dengan harga jual Rp578 juta— Rp1,1 miliar. Jadi tertarik tinggal di apartemen ini?

FOTO DOK. ADHIGRYA PANGESTU

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.