Si Paku Keriting, Asplenium Lasagna

Bentuknya yang unik serta mudah perawatannya, menjadikan tanaman asplenium cocok jadi pilihan untuk memperindah eksterior maupun interior rumah.

Rumah - - Eksterior - TEKS eMilia nuriana emilianuriana@gmail.com FOTO Jou Endhy pesuarissa

Mendengar kata “lasagna” pasti yang pertama terbayang adalah hidangan pasta lezat khas Italia. Tapi kali ini beda, lasagna di sini adalah nama jenis tanaman paku. Asplenium lasagna, dilihat sepintas saja tanaman ini pasti sudah menarik hati. Bentuk daun yang keriting pada pinggirannya serta warna hijau terang sangat indah dipandang.

Meski bernama lasagna, tanaman ini bukanlah berasal dari Italia. Asplenium lasagna banyak ditemukan di hutan wilayah Filipina. Tanaman ini mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 2009 dan mulai diminati karena bentuknya yang unik. Sejak saat itu asplenium lasagna tak pernah ketinggalan tampil di berbagai pameran tanaman hias.

BEDA DENGAN ASPLENIUM LOKAL

Jika Anda ingin membeli asplenium lasagna, jangan terkecoh dengan jenis asplenium lainnya yang ada di Indonesia. Di Indonesia dikenal juga jenis tanaman asplenium lain yang lebih populer seperti asplenium nidus atau sering disebut paku sarang burung. Terkadang tanaman ini juga disebut kadaka. Di tempat alaminya, asplenium nidus biasa ditemukan di batangbatang pohon. Bentuknya yang bergerombol dan menempel mirip sarang burung inilah yang membuat asplenium nidus disebut paku sarang burung. Jenis tanaman ini sempat menjadi tren di tahun 80-an, bahkan hingga kini masih banyak orang yang suka menanam tanaman ini sebagai pemanis halaman rumah.

Berbeda dengan paku sarang burung yang berdaun lebar, asplenium lasagna memiliki daun yang lebih kecil. Tulang daun asplenium lasagna juga lebih menonjol dan bertekstur lebih keras. Begitu juga warna daunnya. Warna hijau asplenium lasagna lebih cerah dibandingkan paku sarang burung yang berwarna hijau muda

TIDAK SUKA PANAS

Meski hidup di daerah tropis, tanaman asplenium lasagna tidak begitu menyukai tempat yang panas. Di habitat aslinya, tanaman ini hidup di tempat yang teduh dan sedikit lembap. Jadi, letakkan tanaman ini di tempat yang teduh atau gunakan paranet (jaring penutup) untuk mengurangi intensitas matahari yang menerpa tanaman.

Karena termasuk jenis tumbuhan paku, asplenium lasagna berkembang biak dengan spora. Spora pada tanaman ini berbentuk bulat yang muncul di bagian bawah daun. Dari banyak spora yang muncul, hanya spora yang tua yang bisa menghasilkan benih baru. Hanya saja, mengembangbiakkan tanaman lewat spora butuh waktu lama serta keahlian khusus. Inilah yang kemudian membuat tanaman ini dijual dengan harga yang tinggi.

Rawat asplenium lasagna dengan memberikan nutrisi alami. Gunakan media tanam yang telah dicampur dengan kompos. Anda juga bisa menggunakan sabut kelapa dan merang sebagai campuran media tanam.

Harga Asplenium Lasagna

pot rp250.000-rp1.000.000/

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.