MENGENAL LANTAI KAYU ENGINEERED

Keindahan kayu asli kini hadir lebih kuat dan awet dengan proses coating berulang kali.

Rumah - - Material - TEKS EMILIA NURIANA emilianuriana@gmail.com

Penggunaan kayu sebagai penutup lantai di rumah dipercaya dapat menjadi penyeimbang suhu di dalam ruangan. Lantai kayu bisa menghangatkan ruangan ketika udara sedang dingin. Sebaliknya, lantai kayu bisa menyejukkan ruangan ketika udara panas. Selain itu, lantai kayu juga mampu memberikan keindahan alami yang cantik pada interior ruangan. Warna cokelat alaminya mudah dipadupadankan dengan furnitur dan material lainnya di dalam rumah.

Secara garis besar, ada 3 jenis penutup lantai kayu yang dijual di pasaran, yaitu lantai kayu

solid, laminate, dan engineered. Ketiganya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Kayu solid terkenal dengan kekuatannya, namun memiliki muai-susut yang tinggi. Di sisi lain, lantai harga kayu solid relatif lebih mahal dibanding dengan kayu

laminate atau engineered. Lantai kayu laminate memiliki permukaan lebih keras, tampilan yang lebih variatif, dan warna yang beragam, namun tidak tahan lembap.

Sementara, kayu engineered merupakan penggabungan antara kayu solid dan laminate. Kayu

engineered memiliki kekuatan yang hampir mendekati kayu solid tetapi memiliki pilihan warna yang beragam dan lebih tahan lembap. Ini dikarenakan kayu engineered terbuat dari lapisan kayu solid. Hanya, produsen kayu tipe ini belum banyak karena mereka masih menganggap harga jualnya masih mahal walau tak semahal harga kayu solid. Salah satu yang berani memproduksi lantai kayu tipe ini adalah Gracewood dari PT Satya Djaya Raya Trading COY. RUMAH pun berkesempatan melihat proses pembuatan kayu

engineered secara langsung di pabriknya yang berada di kawasan Balaraja, Banten, Jawa Barat.

Kayu LoKaL dan Impor

Secara bahan, ada 2 material yang dipakai untuk membuat lantai kayu engineered, yaitu kayu lokal dan impor. John S. L.Chang, General Manager PT Satya Djaya Raya Trading COY, mengatakan bahwa penggunaan kayu impor ini untuk memberi alternatif penutup lantai dengan corak, motif, dan warna yang berbeda dari yang ada di Indonesia.

“Meski ada kayu yang kami impor, tapi jenis kayu tersebut sudah pasti kuat dan cocok dengan keadaan Indonesia yang tropis,” ucap John. Untuk kayu lokal, Gracewood mengeluarkan 6 pilihan jenis lantai kayu, yaitu Golden Rosewood, Dipterocarpus Costulatus Wood, Dark Nyatoh, Padauk Rosewood, Kalimantan Poon, dan Light Nyatoh. Sedangkan untuk kayu impor tersedia dalam 4 pilihan, yaitu Oak Cognac, Oak Ebony, Iroko, dan Doussie.

CeK LapIsan Kayunya

Sebelum diproses menjadi lembaran penutup lantai, kayukayu ini datang ke pabrik dalam bentuk balok-balok besar. Baik kayu lokal maupun impor, kayu yang dipilih adalah kayu dengan umur yang sudah cukup, bukan kayu muda, dan minim cacat. Setelah diseleksi, balok-balok kayu melewati proses pemotongan sesuai ukuran yang diperlukan untuk membuat penutup lantai. Setelah dipotong, kayu-kayu balok ini akan menjadi lembaranlembaran tipis. Kayu dengan lembar tipis ini nantinya akan ditumpuk satu sama lain sehingga membentuk sebuah lembaran lantai kayu engineered.

Lembaran kayu ini harus ditumpuk dengan arah serat yang saling-silang. Hal ini bertujuan agar ketika mengalami muai susut, kayu akan saling mengikat. Ini juga bisa dijadikan tips bagi Anda saat memilih penutup lantai berbahan kayu. Bongkar lapisan penutup lantai kayu dan pastikan posisi lembaran kayu yang ditumpuk arah seratnya saling-silang. Posisi ini akan membuat lantai kayu Anda lebih kuat dan tidak mudah getas.

seMakIn banyak CoatIng, seMakIn oke

Finishing adalah hal terpenting yang harus Anda perhatikan saat memilih lantai kayu engineered. Karena berbahan kayu, finishing dilakukan dengan proses coating. Salah satu yang bisa Anda tes berkualitas tidaknya finishing lantai kayu adalah dengan mengerok lapisan atas lantai kayu dengan menggunakan kuku tangan Anda. Jika lapisan permukaan lantai kayu mudah lepas, maka

finishing- nya kurang baik. Ini harus dites, mengingat lantai kayu posisinya berada di bawah dan diinjak setiap saat. Jadi, selain bahannya harus berkualitas, juga

finishing- nya harus mumpuni. Selain proses coating, pilih lantai kayu yang permukaannya melewati proses UV Curing. Proses ini bertujuan agar permukaan kayu menjadi lebih halus sehingga noda akan sulit menempel, bebas debu kayu, tahan goresan, tidak berbau, dan tidak mudah terbakar. Ini akan membuat perawatan jadi lebih mudah dan tidak merepotkan. Di sisi lain, proses ini akan membuat lantai kayu Anda tidak pudar warnanya saat terkena sinar UV. Tertarik menggunakan lantai ini?

HARGA LANTAI KAYU Kayu standar Rp350.000/m2 Kayu impor Rp450.000/m2

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.