Pilih Bahan TePaT

Secara umum, ada 3 jenis waterproofing yang dijual di pasaran, yaitu berbentuk elastis, semen, dan membran. Beda bahan, beda aplikasi. Masing-masing produk ini memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Rumah - - Material -

1 Berbahan Cairan Elastis

Waterproofing jenis ini adalah yang paling banyak dijual di pasaran. Produknya berbentuk cair dan cara aplikasinya sama dengan mengecat tembok. Setelah dikuaskan ke area bocor, cairan waterproofing akan mengering dan membentuk lapisan elastis seperti karet. Produk ini bisa diaplikasi langsung atau dikombinasi dengan serat fiber untuk membentuk lapisan yang lebih keras dalam menahan air. Kini, produk ini bisa jadi elemen dekoratif, sebagai cat eksterior rumah.

Kelebihannya, kualitas campuran terjamin serta dapat diaplikasikan pada semua jenis permukaan bangunan. Produk ini mudah merekat karena memiliki sifat yang elastis, tahan UV, dan tahan cuaca. Kelemahannya, produk ini kurang tahan terhadap air. Jika sudah lewat masa kadaluarsanya, maka lapisan elastisitasnya akan hilang sehingga lapisan akan mudah robek, terkelupas, dan hilang daya rekatnya. Produk jenis ini baik digunakan untuk mencegah dan memperbaiki bocor di nok, penutup atap kepingan/lembaran, dinding, dan talang atau sambungan.

2 Berbahan Semen

Produk ini terdiri dari 2 komponen, yaitu powder berbasis semen dan liquid. Waterproofing jenis ini hanya dapat diaplikasikan pada permukaan yang mengandung semen seperti plesteran dinding dan dak beton, serta cara aplikasinya mirip dengan proses mengaci dinding. Jenis ini memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan waterproofing

elastomeric, dengan catatan proses aplikasinya benar.

Perhatikan, jangan sesekali mengurangi komposisi takaran semen dan campuran airnya. Jika terlalu padat, adonan tidak dapat menutup celah bocor dengan sempurna. Jika terlalu cair, fungsi pencegah bocor akan hilang. Yang perlu Anda ketahui, produk ini membutuhkan sreed protection— lapisan pelindung tambahan—karena tidak dapat diekspos dan terkena cuaca langsung. Produk jenis ini dapat digunakan pada permukaan yang selalu terendam air, seperti dak beton, kolam renang, lantai

basement, atau lantai kamar mandi.

3 Berbahan Membran

Waterproofing jenis ini berbentuk membran setebal ±5mm yang terbuat dari serat penguat dan lapisan bitumen. Aplikasi dengan cara dibakar atau ditempelkan pada permukaan yang mengandung semen seperti plesteran dinding, nok, dan dak beton. Produk ini memiliki ketahanan yang sangat baik dalam menangkan bocor asalkan lapisan membran tidak terkena benda tajam dan sobek.

Kelemahannya, aplikasinya sulit dan memerlukan tenaga ahli khusus. Setelah selesai pengerjaan, lapisan membran harus dilindungi dengan plesteran semen pasir sehingga menghabiskan biaya lebih besar. Produk ini juga tidak tahan dengan genangan air. Produk jenis ini baik digunakan di nok dan dinding. Jika harus diaplikasi di dak beton, permukaan dak harus sedikit miring agar air tidak menggenang.

FOTO DOK. NO DROP

Waterproofing tak sekadar berfungsi sebagai pelindung, tetapi elemen dekoratif dalam mempercantik dinding eksterior rumah.

ada 23 pilihan warna yang siap menghias dinding eksterior rumah anda.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.