SI KAKU YANG BISA TAMPIL GAYA

Dulu ia dibuang dan tak bertuan. Kini, ia bersolek dan mampu memberi tampilan keren pada hunian. Bahkan, bisa jadi tren di seluruh dunia.

Rumah - - Material - TEKS KONTAINER UNTUK RUMAH MEMBUAT KONTAINER SEJUK

SELVIA MARTIANI selvi@tabloidrumah.com ren kontainer bekas sebagai material pembentuk ruang sepertinya belum akan usai. Boleh dibilang material berbahan besi ini semakin marak digunakan. Bahkan di beberapa negara seperti Eropa, kontainer disulap menjadi sebuah hunian. Alasannya, karena tidak memerlukan banyak lahan dan biayanya murah. Bertolak belakang dengan negara-negara tersebut, di Indonesia penerapan kontainer sebagai bahan pembentuk bangunan masih dipandang sebelah mata.

Banyak yang berasumsi bahwa kontainer tidak cocok diterapkan di negara tropis, seperti Indonesia, karena akan membuat hunian semakin panas atau tak tahan diterpa cuaca. Namun, dengan tegas Ricky M. Raintung, Managing Director Container Jakarta, membantah asumsi tersebut. Ia mengatakan bila diolah dengan cara yang tepat, kontainer dapat berfungsi layaknya bahan baku bangunan lainnya.

Ricky mengungkapkan, kontainer merupakan material yang terbuat dari baja dan biasa digunakan untuk menyimpan dan mengangkut barang. Karena fungsi tersebut, kontainer harus memenuhi persyaratan International Organization for Standardization (ISO) agar barang yang disimpan di dalamnya tidak mudah rusak.

Namun, sekuat apa pun kontainer tersebut, ia tetap akan mengalami korosi, entah karena bergesekan dengan kontainer lain atau diterpa udara dan air yang mengandung garam. Oleh karena itu, meski sudah dilapisi oleh cat khusus besi berkualitas, penggunaan kontainer untuk rumah harus diolah dengan cara yang tepat.

“Karena untuk dipakai dalam jangka waktu yang lama, maka selain harus dalam kondisi baik, pengolahan kontainer pun harus tepat,” kata Ricky.

Kontainer yang kelak akan digunakan untuk bangunan sebaiknya memiliki kondisi di atas 80%, artinya tingkat korosi rendah, bodi kontainer masih bagus, dan bentuk lekukan masih baik (tidak penyok). Fungsi lekukan pada dinding kontainer adalah untuk menambah kekuatan dinding, lekukan ini laiknya kolom pada sebuah struktur beton. Sehingga, bila sudah pipih (penyok) dan banyak berkarat maka kekuatan dinding akan berkurang, umur bangunan pun menjadi lebih pendek.

Ada dua ukuran kontainer yang tersedia di pasaran, yakni 6m x 2,4m x 2,56m dan 12m x 2,4m x 2,56m. Harga satu kontainer yang belum dimodifikasi (belum dicat ulang dan diberi insulasi) mulai dari Rp24 jutaan, tergantung kondisi kontainer. Sementara itu, untuk kontainer berukuran 12m x 2,4m x 2,56m yang sudah dimodifikasi Rp100 jutaan.

Kontainer merupakan sebuah material yang terbentuk dari baja. Baja memiliki sifat sebagai pengantar panas yang baik (konduktor). Jadi bisa Anda bayangkan, berapa suhu rumah kontainer bila suhu rata-rata di Indonesia pada siang hari saja mencapai 33oC–36oC, maka suhu di dalam kontainer bisa mencapai 50oC–60oC.

Oleh sebab itu, Ricky menyarankan untuk mengolah kontainer dengan benar. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan insulator penahan panas. Ada dua insulator yang disarankan, yakni insulator dari luar dan insulator dari dalam. Anda bisa mengaplikasikan dua sistem ini sekalugus untuk mengurangi hawa panas masuk ke dalam ruang kontainer. Insulator yang diaplikasikan di area luar adalah berupa cat eksterior yang memiliki kemampuan untuk menolak sinar UV (UV protection coating). Cat ini dilapisi di area atap kontainer. Sementara itu, insulator dari dalam memiliki dua pilihan, yakni polyurethane dan rockwool (glasswool). Menurut Ricky, insulator polyurethane memiliki density

JOU ENDHY PESUARISSA KANTOR MAVERICK INDONESIA, KEMANG, JAKARTA SELATAN

LOKASI

FOTO

YANNIS RUDOLF PRATASIK KAFE GAL’EL THE STREET FOOD, CAKUNG, JAKARTA TIMUR

LOKASI

FOTO

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.