Mengembangkan Hunian ke atas atau ke Samping?

Apa saja yang harus diperhatikan saat akan merenovasi rumah secara vertikal atau horizontal?

Rumah - - LAPORAN UTAMA - TEKS WINDA DEWANTARY windadewantary@gmail.com

Apa yang harus Anda perhatikan jika ingin merenovasi demi menambah ruang? Wijoyo Hendromartono, arsitek dan pengasuh rubrik Konsultasi RUMAH mengatakan untuk merencanakan atau renovasi menambah ruangan, harus dipikirkan lebih dulu ketersediaan ruangnya. Apakah masih ada lahan untuk ruangan baru? Berapa luas ruang yang tersedia dan berapa luas ruangan yang akan ditambahkan harus dihitung terlebih dahulu.

Untuk mengetahui berapa luas kebutuhan ruangnya, Anda perlu membuat daftar ruangan apa saja yang akan ditambahkan dan perkiraan berapa luas masing-masing ruangan. Anda juga harus mengurutkan sesuai dengan prioritas. Apabila ternyata luas ruang yang tersedia lebih sedikit dari jumlah ruang yang dibutuhkan, maka kurangi daftar kebutuhan ruangnya atau perkecil luasan ruangnya.

Tergantung Jumlah ruang dan luas lahan

Anda dapat merenovasi secara ke samping/belakang (horizontal) atau ke atas (meningkat), yang disesuaikan dengan kebutuhan lahan dan ruang. Penambahan ruang secara horizontal dilakukan apabila masih ada tanah kosong. Perlu diketahui, walau Anda memiliki lahan kosong yang masih cukup luas, pertimbangkan juga ruang terbukanya. Selain sudah menjadi peraturan bangunan (KDB dan KLB), hal ini juga demi kenyamanan Anda sebagai pemilik rumah. Jangan sampai gara-gara renovasi ruang jadi pengap, gelap, dan panas.

Sedangkan penambahan ruang ke arah atas dilakukan apabila pengembangan ke samping/belakang sudah tidak memungkinkan. Anda juga dapat memanfaatkan denah lantai bawah jika rumah ingin bertingkat. Dengan syarat, harus ditambahkan perkuatan struktur atau dibuatkan struktur baru untuk menopang ruangan di atasnya. Karena, kekuatan struktur bangunan lama yang dibuat pengembang biasanya hanya diperhitungkan untuk bangunan satu lantai.

Pentingnya Zona ruang

Pembagian ruang berdasarkan zona dilakukan untuk kenyamanan, kemudahan, dan keselamatan penghuni rumah. Maka dari itu penting sekali membagi ruang-ruang ke dalam zona masing-masing. Hal ini bertujuan memberikan privasi khusus bagi sang pemilik rumah.

Berikut pembagian zona secara umum. • Zona publik atau umum, yaitu carport, teras, dan ruang tamu. Beberapa ruang ini merupakan area dimana orang luar bisa terlibat dengan pemilik rumah. • Zona semi publik, yaitu ruang keluarga dan ruang makan. Di mana seluruh atau sebagian anggota keluarga berinteraksi, mungkin juga bisa melibatkan pihak lain diluar anggota keluarga.

atau pribadi, yaitu ruang tidur dan kamar mandi. Zona ini merupakan area tempat masing-masing anggota keluarga berada. • Zona servis, yaitu tempat ruangan penunjang seperti dapur, area cuci jemur, dan ruang servis lainnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.