Sejarah Perkembangan

Rumah - - PERANTI -

Sebelum teknologi rice cooker ditemukan, secara umum manusia masih menggunakan peranti yang paling sederhana, yaitu daun atau batang kayu yang diletakkan di bawah atau di atas perapian. Teknologi penanak nasi listrik ditemukan di negara-negara Asia yang pada umumnya mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok. Karena itu, teknologi maju yang pertama kali muncul berasal dari negara matahari terbit, Jepang. Berikut ini sejarah perkembangan rice cooker hingga menjadi peranti penting di hunian Anda.

Tentara Jepang memiliki dapur berpindah yang dilengkapi dengan alat penanak nasi “primitif”. Teknologi dengan wadah kayu dan lempengan logam yang dialiri listrik ini menjadi cikal bakal penanak nasi modern. Teknologi awal ini memiliki beberapa kekurangan dengan mesin yang masih belum stabil. Di antaranya, hasil tanak yang masih terlalu matang dan listrik yang digunakan masih rentan korsleting.

Pada tahun ini muncul perusahaan pertama, Mitsubishi, yang menjual rice cooker listrik. Kali ini menggunakan wadah aluminium dan kumparan panas di dalamnya. Rice cooker jenis ini dikembangkan oleh Yoshitada Minami. Penanak nasi dengan tiga wadah ini masih perlu pemantauan secara berkala jika digunakan dan harus dimatikan secara manual.

Teknologi rice cooker telah menggunakan model dua wadah. Disempurnakan oleh Toshiba, rice cooker mulai menggunakan fitur baru. Fitur ini yang Anda kenal hingga sekarang, yaitu mode turn off otomatis ketika nasi matang.

Saat itu, perusahaan Zojirushi menjual penanak nasi dengan kemampuan penghangat. Nasi yang telah dimasak masih tetap panas hingga 24 jam sehingga dapat menekan pertumbuhan bakteri Bacillus cereus yang menyebabkan makanan menjadi beracun.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.