Pertama di indonesia dengan teknologi jepang dan eropa

Rumah - - PROPERTI -

Setelah hampir dua dekade sukses memasarkan genting tipe Espanica dan Milenio kini genting keramik berglazur KANMURI menghadirkan tipe genting terbaru: KANMURI FULL FLAT, untuk memberikan pilihan yang lebih beragam kepada konsumen.

Adapun keunggulan dari Kanmuri Full Flat adalah genting terbuat dari material berkualitas tinggi yang dibakar hingga suhu 1.100 C. Dengan memadukan teknologi terbaru dari Jepang dan Eropa, Kanmuri berhasil menciptakan produk genting keramik yang tak hanya indah dipandang, tapi juga memiliki kualitas bagus dan tahan lama.

Seperti yang diutarakan oleh John Chang, General Manager PT Satya Djaya Raya Trading selaku distributor utama Kanmuri, industri properti itu seperti industri fashion yang selalu mengalami perubahan tren dari waktu ke waktu. “Oleh karena itu, kami terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan para developer. Awal tahun 2015, kami berhasil menghadirkan genting keramik Kanmuri Full Flat dengan menggabungkan teknologi Jepang dan Eropa, bisa dikatakan, saat ini Kanmuri merupakan produsen genting pertama di Indonesia yang melakukan inovasi tersebut,” kata John Chang.

Keunggulan itu tercipta berkat sistem komputerisasi yang serba otomatis, sehingga konsistensi bentuk, mutu serta kekuatan genting lebih terjaga dan terjamin. Selain itu, material glazur (pewarna) dan tanah liat dibakar hingga mencapai fase rekatan yang stabil, menghasilkan ketahanan warna yang dapat bertahan hingga puluhan tahun.“genting tidak akan retak, tidak bocor, warnanya tidak pudar, kuat dan tahan lama karena tidak memiliki pori-pori yang menyerap air,” ucap John Chang.

Ia menambahkan, selain memperkenalkan produk terbaru, Kanmuri juga memberikan pengetahuan kepada konsumen. Salah satunya adalah cara pemasangan genting tanpa semen yang dikenal juga dengan sistem pemasangan kering atau dry system. Dengan sistem ini, akan terbentuk sistem atap bernapas yang mana genting berfungsi sebagai atap pelindung rumah sekaligus ventilasi untuk sirkulasi udara pada area atap.

Bagaimana tidak, sebagian besar udara kotor sisa aktivitas di rumah akan terbuang ke area ini. Misalnya asap yang dihasilkan ketika memasak serta udara kotor dari toilet yang lembab dan penuh dengan kuman. Apabila genting dipasang menggunkaan semen, seluruh celah akan tertutup rapat dan udara kotor tadi akan terperangkap. Hal ini akan menimbulkan bau, lembab, hingga bakteri dan jamur. “Oleh karena itu, kami menganjurkan untuk tidak menggunakan semen saat pemasangan genting,” kata John.

Pada prinsipnya membeli genting adalah keputusan satu kali untuk jangka waktu yang sangat lama. Keputusan yang salah akan mengakibatkan biaya yang jauh lebih besar untuk memperbaiknya. Hanya genting keramik KANMURI yang bebas biaya perawatan karena Sekali Pakai Untuk Selamanya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.