Agar Pengecatan Berlangsung Sukses

Beberapa hal ini mesti dipersiapkan sebelum Anda mulai mengecat.

Rumah - - LAPORAN UTAMA - TEKS RAHMA YULIANTI rahma@tabloidrumah.com FOTO YANIS RUDOLF PRATASIK

Jangan gara-gara konsen ngecat dekoratif, dasarnya dilupain,” tutur Ari, painter specialist dari PT Propan Raya. Maksud dari Ari adalah, walaupun Anda sudah paham bagaimana cara mengaplikasikan cat dekoratif ini, Anda jangan melupakan apa yang harus dilakukan sebelum mengecat.

Agar waktu dan kreativitas Anda hasilnya sempurna, pastikan permukaan yang akan dicat telah disiapkan dengan benar. Persiapannya mencakup: membersihkan bidang yang akan dicat (dari debu, kotoran, jamur); menambal retak dan lubanglubang; serta pemberian cat dasar jika perlu. Selain itu, sebelum mengecat dekoratif, Ari menyarankan Anda untuk mempersiapkan alat yang akan dipakai dan melakukan uji coba.

CEK KEADAAN DINDING

Sebelum mulai mengaplikasikan cat dekoratif di dinding, cek keadaan dinding terlebih dahulu. Jika dinding adalah dinding lama, alias sudah ada cat di atasnya, cek apakah cat itu dalam kondisi baik. Caranya, pegang dinding. Jika di tangan Anda ada bercak-bercak putih, itu tandanya kondisi dinding Anda sudah mulai berkapur ( chalking). Jika ini yang terjadi, Anda harus mengampelas dinding supaya cat dekoratif dapat menyatu sempurna dengan cat lama.

Jika pada dinding Anda sudah terdapat gelembung atau sebagian catnya terkelupas, itu tandanya kondisi dinding Anda sudah tak baik. Satusatunya cara yang dianjurkan adalah dengan mengelupas cat lama ini dengan menggunakan kape, lalu mengecatnya dengan cat yang baru.

Jangan memaksakan untuk menimpa cat baru di atas cat lama tanpa mempertimbangkan kondisi cat lama, karena bisa membuat cat baru—yang sudah Anda buat dengan suka cita— ikutan mengelupas.

Jika ada retak rambut di dinding, tutup terlebih dahulu dengan sealer, lalu cat dengan menggunakan kuas. Jika tidak ditutup, retak rambut ini bisa melebar. Tentu Anda tak ingin cat dekoratif Anda yang indah ternoda oleh retakan panjang di dinding, kan?

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.